Liganesia – Peta politik sepak bola dunia berpotensi berubah menjelang Kongres FIFA 2027. Presiden CONCACAF, Victor Montagliani, dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah serius untuk mencalonkan diri sebagai Presiden FIFA dan menantang petahana Gianni Infantino.
Kabar tersebut langsung menjadi sorotan karena Infantino selama ini mendominasi kepemimpinan FIFA sejak 2016. Jika Montagliani benar-benar maju, pemilihan Presiden FIFA tahun depan diprediksi menjadi salah satu kontestasi paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Lantas, bagaimana perkembangan isu tersebut dan apa yang menjadi latar belakang munculnya penantang baru bagi Infantino?
Victor Montagliani Disebut Bersiap Maju
Laporan yang dikutip Reuters dari media Inggris The i Paper menyebut Victor Montagliani sedang melakukan berbagai langkah awal untuk maju dalam pemilihan Presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Kongres FIFA Maret 2027.
Meski begitu, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari CONCACAF terkait kabar tersebut. Reuters juga disebut telah meminta tanggapan kepada konfederasi sepak bola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia itu, namun belum memperoleh pernyataan resmi.
Jika rumor tersebut menjadi kenyataan, Montagliani akan menjadi penantang utama Gianni Infantino dalam perebutan kursi tertinggi organisasi sepak bola dunia.
Infantino Ingin Melanjutkan Masa Kepemimpinan
Di sisi lain, Gianni Infantino sebelumnya telah menyatakan niatnya untuk kembali mencalonkan diri pada pemilihan Presiden FIFA berikutnya.
Presiden FIFA asal Swiss itu menargetkan masa jabatan keempat setelah pertama kali terpilih pada 2016 menggantikan Sepp Blatter.
Selama memimpin FIFA, Infantino membawa sejumlah perubahan besar, termasuk perluasan jumlah peserta Piala Dunia, pengembangan Piala Dunia Antarklub, hingga peningkatan pendapatan organisasi melalui berbagai kerja sama komersial.
Namun, tidak semua kebijakan yang diambil mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.
Polemik Penjualan Saham Piala Dunia
Salah satu isu yang paling banyak menuai kritik adalah rencana FIFA membentuk perusahaan baru untuk mengelola berbagai kompetisi internasional, termasuk Piala Dunia.
Melalui perusahaan tersebut, FIFA sempat mewacanakan penjualan sebagian saham kepada investor swasta dengan tujuan memperoleh pendanaan yang lebih besar untuk mendukung perkembangan sepak bola dunia.
Infantino bahkan disebut menawarkan berbagai keuntungan finansial kepada asosiasi anggota FIFA apabila rencana tersebut mendapat persetujuan.
Namun, kebijakan tersebut justru memicu gelombang penolakan dari berbagai konfederasi.
UEFA, AFC, hingga CONCACAF Sempat Menolak
Rencana tersebut mendapat respons negatif dari sejumlah konfederasi besar, termasuk UEFA, AFC, dan CONCACAF.
Mereka menilai proses penyusunan kebijakan dilakukan tanpa transparansi yang memadai serta berpotensi mengubah tata kelola sepak bola internasional secara signifikan.
UEFA menjadi pihak yang paling vokal dalam menyampaikan kritik. Konfederasi sepak bola Eropa bahkan sempat mengeluarkan pernyataan keras mengenai pentingnya menjaga independensi sepak bola dari kepentingan bisnis.
CONCACAF juga menyatakan keberatan terhadap usulan tersebut, meski tidak mengambil langkah sejauh UEFA yang sempat mewacanakan boikot terhadap Piala Dunia 2030 apabila proposal tetap dijalankan.
FIFA Akhirnya Mencabut Usulan
Setelah mendapat tekanan dari berbagai pihak, FIFA akhirnya memutuskan mencabut usulan penjualan saham Piala Dunia.
Keputusan tersebut membuat polemik mereda, tetapi isu tersebut dinilai telah memberikan dampak terhadap citra kepemimpinan Gianni Infantino.
Sejumlah pengamat menilai kontroversi tersebut bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi dinamika pemilihan Presiden FIFA pada 2027.
Siapa Victor Montagliani?
Victor Montagliani merupakan tokoh sepak bola asal Kanada yang menjabat sebagai Presiden CONCACAF sejak 2016.
Selain memimpin konfederasi Amerika Utara, Tengah, dan Karibia, ia juga aktif dalam berbagai komite strategis FIFA sehingga memiliki pengalaman panjang dalam tata kelola sepak bola internasional.
Di bawah kepemimpinannya, CONCACAF terus melakukan pembenahan kompetisi regional dan memperkuat pengembangan sepak bola di negara-negara anggotanya.
Pengalaman tersebut dianggap menjadi modal penting apabila benar-benar memutuskan maju dalam pemilihan Presiden FIFA.
Persaingan Diprediksi Semakin Menarik
Apabila Victor Montagliani resmi mencalonkan diri, pemilihan Presiden FIFA 2027 diperkirakan tidak akan berlangsung mudah bagi Gianni Infantino.
Meski masih memiliki dukungan dari banyak asosiasi anggota, sejumlah kontroversi yang muncul dalam beberapa tahun terakhir berpotensi memengaruhi peta dukungan menjelang kongres.
Di sisi lain, belum diketahui apakah akan muncul kandidat lain yang ikut meramaikan bursa pemilihan Presiden FIFA selain Infantino dan Montagliani.
Masih Menunggu Kepastian Resmi
Hingga saat ini, kabar mengenai pencalonan Victor Montagliani masih sebatas laporan media dan belum diumumkan secara resmi oleh CONCACAF maupun FIFA.
Sementara itu, Gianni Infantino tetap menjadi kandidat petahana yang berpeluang mempertahankan jabatannya untuk periode berikutnya.
Dengan masih cukup panjangnya waktu menuju Kongres FIFA 2027, dinamika politik sepak bola dunia diperkirakan masih akan terus berkembang. Apakah Montagliani benar-benar akan menjadi lawan Infantino atau justru muncul kandidat lain, semuanya masih menunggu perkembangan dalam beberapa bulan ke depan.







