Liganesia – Real Madrid mengawali kiprahnya di LaLiga 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. Los Blancos harus bekerja keras sebelum akhirnya menundukkan Espanyol dengan skor 2-1 di Estadi Cornellà-El Prat.
Pertandingan pada Minggu (23/8/2026) dini hari WIB tersebut berlangsung ketat. Madrid sempat unggul lebih dulu melalui Jude Bellingham, tetapi Espanyol mampu menyamakan kedudukan sebelum jeda.
Ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, pemain muda Madrid Carlos Espi muncul sebagai penentu. Golnya pada menit ke-90 memastikan tiga poin pertama bagi tim asuhan Jose Mourinho.
Hasil ini sekaligus menjadi awal positif Madrid setelah mereka tidak bermain pada jornada pertama karena jadwal istirahat pemain setelah Piala Dunia 2026.
Bellingham Buka Keunggulan Madrid
Madrid langsung mencoba mengendalikan permainan sejak menit awal. Hasilnya terlihat ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit.
Los Blancos mendapatkan peluang dari situasi bola mati. Arda Guler mengirimkan umpan tendangan bebas yang kemudian disambut Jude Bellingham dengan sundulan.
Bola hasil tandukan gelandang Inggris tersebut meluncur ke gawang Espanyol yang dikawal Marko Dmitrovic. Madrid pun memimpin 1-0.
Keunggulan itu membuat Madrid semakin percaya diri. Beberapa peluang tambahan kembali tercipta, termasuk melalui Kylian Mbappe.
Pada menit ke-15, Mbappe melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, Dmitrovic masih mampu membaca arah bola dan melakukan penyelamatan.
Lima menit berselang, kiper Espanyol kembali menunjukkan reaksinya ketika menghadapi upaya Denzel Dumfries.
Espanyol Berhasil Menyamakan Skor
Tuan rumah tidak tinggal diam setelah terus mendapat tekanan. Espanyol mulai meningkatkan intensitas serangan dan berusaha memanfaatkan ruang di pertahanan Madrid.
Clemens Riedel sempat menguji Thibaut Courtois melalui tembakan jarak jauh pada menit ke-26. Kiper Belgia tersebut masih mampu mengamankan gawang Madrid.
Tekanan Espanyol akhirnya membuahkan hasil empat menit kemudian.
Javi Hernandez mengirimkan umpan silang ke area berbahaya. Alex Calatrava berhasil menyambut bola tersebut dan melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang.
Courtois tidak mampu menjangkau bola sehingga kedudukan berubah menjadi 1-1.
Skor tersebut bertahan sampai turun minum. Madrid masih memiliki sejumlah peluang, tetapi Espanyol juga menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan.
Madrid Terus Menekan Setelah Jeda
Memasuki babak kedua, Madrid kembali mengambil inisiatif menyerang. Bellingham menjadi salah satu pemain yang paling aktif mencari peluang.
Pada menit ke-53, pemain Inggris tersebut kembali mendapatkan kesempatan melalui sundulan. Namun, Dmitrovic kali ini berhasil melakukan penyelamatan.
Espanyol juga harus menghadapi ancaman dari situasi bola mati. Pada menit ke-59, Ibrahima Konate mencoba memanfaatkan sepak pojok dengan sundulannya.
Namun, Dmitrovic kembali berada di posisi yang tepat dan dengan mudah mengamankan bola.
Madrid terus berusaha mencari gol kedua, tetapi pertahanan Espanyol tampil cukup disiplin. Bahkan, Los Blancos sempat dibuat frustrasi ketika tendangan jarak jauh Federico Valverde pada menit ke-78 hanya membentur tiang gawang.
Waktu pertandingan semakin menipis dan Madrid mulai terlihat kesulitan menemukan celah.
Carlos Espi Jadi Pahlawan
Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Mourinho melakukan sejumlah pergantian pemain. Salah satunya adalah memasukkan Carlos Espi pada menit ke-80 menggantikan Bellingham.
Keputusan tersebut akhirnya memberikan hasil luar biasa.
Pada menit ke-90, Mbappe berhasil menerobos masuk ke kotak penalti Espanyol. Namun, penyerang Prancis itu kehilangan penguasaan bola.
Bola liar kemudian jatuh ke arah Espi. Pemain muda Madrid tersebut bergerak cepat menyambarnya.
Espi kemudian mengecoh Dmitrovic sebelum melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang yang sudah kosong.
Gol! Madrid berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut sekaligus menjadi momen penentu pertandingan. Espanyol tidak memiliki cukup waktu untuk kembali menyamakan kedudukan.
Peluit panjang akhirnya berbunyi dengan Madrid tetap memimpin. Los Blancos pun membawa pulang tiga poin dari markas Espanyol.
Madrid Langsung Masuk Lima Besar
Kemenangan ini membuat Real Madrid mengoleksi tiga poin dari satu pertandingan. El Real sementara berada di posisi kelima klasemen LaLiga.
Sementara itu, Espanyol berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Namun, mereka sudah memainkan dua pertandingan sehingga jumlah laga menjadi pembeda dalam klasemen sementara.
Bagi Madrid, kemenangan ini sangat penting untuk membangun momentum. Terlebih, musim baru dimulai dengan persaingan ketat dan Barcelona serta Atletico Madrid juga menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar.
Mourinho juga mendapat alasan untuk puas karena timnya menunjukkan karakter hingga menit terakhir. Madrid tidak menyerah ketika pertandingan berada dalam posisi imbang dan akhirnya menemukan gol kemenangan melalui pemain pengganti.
Susunan Pemain
Espanyol: Dmitrovic; Hinojo, Nunez, Riedel (Drkusic 66′), Hilali; Dolan, Gonzalez (Lozano 75′), Exposito (Jofre Carreras 88′), Calatrava (Bauza 66′); Hernandez (Milla 75′), Fernandez.
Real Madrid: Courtois; Alvaro Carreras (Cucurella 64′), Huijsen, Konate, Dumfries (Trent 80′); Valverde, Silva (Camavinga 80′); Vinicius, Bellingham (Espi 80′), Guler (Diomande 64′); Mbappe.
Kemenangan dramatis tersebut membuat Madrid pulang dengan modal berharga. Kamu bisa melihat bahwa perjuangan Los Blancos belum tentu selalu berjalan mudah, tetapi kemampuan mencetak gol pada momen krusial bisa menjadi pembeda dalam perjalanan panjang LaLiga 2026/2027.







