Liganesia – Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Kepastian tersebut didapat setelah Alwi menundukkan wakil tuan rumah, Ayush Shetty, pada babak 16 besar.
Bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Kamis (20/8/2026), Alwi harus melewati pertandingan yang cukup ketat pada gim pertama sebelum akhirnya menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-11.
Kemenangan tersebut sekaligus menjaga langkah Alwi dalam persaingan menuju podium Kejuaraan Dunia. Ia kini menjadi salah satu wakil Indonesia yang masih bertahan di nomor tunggal putra.
Alwi Harus Lewati Tekanan di Gim Pertama
Pertandingan menghadapi Shetty sebenarnya berjalan cukup seimbang sejak awal. Alwi mampu mengendalikan permainan dan memasuki interval gim pertama dengan keunggulan 11-9.
Selepas jeda, pemain Indonesia itu berusaha memperlebar jarak. Alwi sempat unggul 16-12 dan kemudian mempertahankan momentum hingga kedudukan 18-14.
Namun, kemenangan gim pertama ternyata tidak datang dengan mudah.
Shetty mampu bangkit secara mengejutkan. Wakil India tersebut mencetak lima angka berturut-turut dan berbalik memimpin 19-18. Situasi itu membuat Alwi berada dalam tekanan karena satu kesalahan saja dapat membuat gim pertama lepas.
Alwi menunjukkan ketenangan pada momen penting. Ia berhasil menghentikan momentum lawan dan mengamankan tiga poin secara beruntun.
Dengan demikian, gim pertama menjadi milik Alwi dengan skor tipis 21-19.
Gim Kedua Berjalan Lebih Lancar
Memasuki gim kedua, Alwi tampil jauh lebih meyakinkan. Ia tidak memberikan banyak kesempatan kepada Shetty untuk mengembangkan permainan seperti pada gim sebelumnya.
Alwi langsung membangun keunggulan dan memimpin 11-6 saat interval.
Setelah pergantian sisi, dominasi Alwi semakin terlihat. Ia terus menekan dan memperlebar jarak hingga 16-7.
Shetty sempat berusaha mengejar, tetapi perolehan poinnya tidak cukup untuk mengubah keadaan. Alwi tetap menjaga konsentrasi hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-11.
Pertandingan tersebut berlangsung selama 45 menit.
Alwi Hadapi Unggulan Keenam
Tantangan lebih berat sudah menanti Alwi di babak delapan besar. Ia akan berhadapan dengan pemain Taiwan yang juga memiliki pengalaman besar di level internasional, Chou Tien-chen.
Chou merupakan unggulan keenam dalam turnamen ini. Pertemuan keduanya dijadwalkan berlangsung pada Jumat (21/8/2026).
Laga tersebut akan menjadi ujian penting bagi Alwi. Chou dikenal sebagai pemain yang memiliki pengalaman panjang di kompetisi papan atas, sehingga Alwi membutuhkan konsistensi dan ketenangan untuk kembali meraih kemenangan.
Namun, keberhasilan menembus perempat final tentu memberikan tambahan kepercayaan diri bagi Alwi. Ia juga sudah menunjukkan bahwa dirinya mampu melewati situasi sulit setelah berhasil membalikkan keadaan di akhir gim pertama melawan Shetty.
Jonatan Christie Terhenti
Keberhasilan Alwi melaju ke delapan besar sayangnya tidak diikuti oleh Jonatan Christie.
Jonatan harus mengakhiri perjuangannya di babak 16 besar setelah kalah dari wakil Denmark, Rasmus Gemke.
Pertandingan berlangsung cukup panjang selama 70 menit. Jonatan sempat tampil dominan pada gim pertama dan menang 21-11.
Namun, Gemke mampu mengubah permainan pada gim kedua. Jonatan kehilangan momentum dan harus menyerah 13-21.
Pertarungan kemudian berlanjut ke gim penentuan. Jonatan berusaha kembali mengejar, tetapi Gemke mampu mempertahankan keunggulan hingga akhirnya menang 21-18.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia hanya memiliki Alwi sebagai wakil tunggal putra yang melanjutkan perjuangan di turnamen ini.
Sabar/Reza Juga Gagal Melaju
Hasil kurang menggembirakan juga datang dari sektor ganda putra. Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani harus tersingkir pada babak 16 besar.
Mereka berhadapan dengan pasangan Taiwan, Lee Jhe-huei/Yang Po-Hsuan. Sayangnya, Sabar/Reza tidak mampu mengembangkan permainan dan kalah dua gim langsung.
Mereka menyerah dengan skor 11-21, 13-21 dalam pertandingan yang hanya berlangsung selama 26 menit.
Dengan hasil tersebut, perjalanan Sabar/Reza di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026 pun berakhir.
Alwi Jadi Harapan di Tunggal Putra
Di tengah tersingkirnya Jonatan Christie dan Sabar/Reza, keberhasilan Alwi melangkah ke perempat final menjadi kabar positif bagi Indonesia.
Alwi kini harus bersiap menghadapi tantangan besar dari Chou Tien-chen. Pertandingan tersebut tidak hanya menentukan langkahnya menuju semifinal, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing dengan pemain-pemain papan atas dunia.
Jika mampu kembali menang, Alwi akan semakin dekat dengan perebutan medali Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Perjuangan itu akan dimulai dari laga delapan besar melawan Chou pada Jumat mendatang.







