Liganesia – Fase grup Piala Dunia 2026 di Grup C akhirnya rampung. Brasil sukses mengamankan posisi puncak klasemen, sementara Maroko memastikan diri lolos sebagai runner-up usai sama-sama mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Meski memiliki jumlah poin yang identik, Brasil unggul dalam selisih gol sehingga berhak menyandang status juara grup. Hasil ini membuat dua tim tersebut melangkah ke babak 32 besar dengan modal performa yang cukup meyakinkan.
Brasil Tampil Konsisten di Piala Dunia 2026
Brasil menutup fase grup dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia. Vinicius Junior kembali menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol yang membawa Selecao menguasai pertandingan sejak awal.
Satu gol tambahan dicetak Matheus Cunha untuk memastikan kemenangan tanpa balas. Hasil tersebut membuat Brasil mengumpulkan tujuh poin dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.
Selain produktif di lini depan, pertahanan Brasil juga tampil solid sepanjang fase grup. Mereka hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan, menjadikan selisih gol mereka mencapai +6, terbaik di Grup C.
Performa ini memperlihatkan bahwa skuad asuhan Carlo Ancelotti mulai menemukan ritme permainan yang stabil menjelang babak gugur.
Maroko Temani Brasil ke Babak 32 Besar
Di pertandingan lain, Maroko berhasil mengalahkan Haiti dengan skor 4-2 dalam laga yang berlangsung cukup seru.
Sempat tertinggal lebih dulu akibat gol bunuh diri, Singa Atlas mampu bangkit lewat permainan menyerang yang efektif. Kemenangan tersebut memastikan Maroko mengoleksi tujuh poin, sama seperti Brasil.
Namun, selisih gol Maroko hanya +3 sehingga harus puas finis sebagai runner-up Grup C.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa Maroko masih menjadi salah satu wakil Afrika yang layak diperhitungkan di Piala Dunia 2026.
Kombinasi pemain berpengalaman seperti Achraf Hakimi dan sejumlah talenta muda membuat permainan mereka semakin kompetitif.
Skotlandia Masih Menunggu Nasib
Meski kalah dari Brasil, Skotlandia belum sepenuhnya kehilangan harapan. Tim berjuluk The Tartan Army menutup fase grup di posisi ketiga dengan koleksi tiga poin.
Peluang mereka untuk lolos masih bergantung pada klasemen akhir seluruh grup karena Piala Dunia 2026 menggunakan format delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju ke babak 32 besar.
Artinya, Skotlandia kini hanya bisa menunggu hasil pertandingan dari grup lain untuk mengetahui apakah poin yang mereka miliki cukup membawa mereka lolos.
Haiti Gagal Raih Poin
Sementara itu, Haiti harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 tanpa satu pun poin.
Dari tiga pertandingan yang dijalani, Haiti selalu menelan kekalahan dan kebobolan delapan gol. Meski begitu, tim ini sempat memberikan perlawanan, termasuk ketika mampu mencetak dua gol ke gawang Maroko pada laga terakhir.
Pengalaman tampil di turnamen sebesar Piala Dunia tentu bisa menjadi modal penting bagi Haiti untuk membangun tim yang lebih kompetitif di masa mendatang.
Klasemen Akhir Grup C Piala Dunia 2026
Berikut klasemen akhir Grup C Piala Dunia 2026:
- Brasil – 7 poin (Selisih gol +6)
- Maroko – 7 poin (Selisih gol +3)
- Skotlandia – 3 poin (Selisih gol -3)
- Haiti – 0 poin (Selisih gol -6)
Dengan hasil tersebut, Brasil dan Maroko resmi mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Sementara itu, Skotlandia masih harus berharap masuk dalam daftar peringkat ketiga terbaik, sedangkan Haiti dipastikan tersingkir dari turnamen.






