Jerman Tersingkir di Babak 32 Besar, Paraguay Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

- Redaksi

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Reuters

i

Foto: Reuters

Liganesia – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan hasil mengejutkan. Timnas Jerman harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat setelah kalah dari Paraguay melalui drama adu penalti.

Pertandingan yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB, berjalan sangat ketat.

Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu, sebelum Paraguay akhirnya memastikan kemenangan 4-3 lewat adu penalti.

Hasil ini mengantarkan Paraguay ke babak 16 besar, sementara Jerman harus angkat koper dari turnamen.

Paraguay Kejutkan Jerman di Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, Paraguay tampil disiplin dan tidak memberi banyak ruang kepada Jerman untuk mengembangkan permainan.

Meski Jerman lebih banyak menguasai bola, pertahanan rapat Paraguay membuat peluang berbahaya sangat minim tercipta.

Menjelang turun minum, Paraguay justru berhasil mencuri keunggulan. Julio Enciso sukses memanfaatkan umpan silang dan menaklukkan Manuel Neuer melalui sundulan yang membawa timnya unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi modal penting bagi Paraguay saat memasuki babak kedua.

Havertz Selamatkan Jerman

Tertinggal satu gol membuat Jerman meningkatkan intensitas serangan setelah jeda.

Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-54. Kai Havertz berhasil menyambut umpan Florian Wirtz dengan sundulan akurat yang mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah gol penyeimbang tersebut, Die Nationalelf terus menekan demi mencari gol kemenangan. Namun, lini belakang Paraguay tampil sangat disiplin sehingga berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.

Gol Jerman Dianulir VAR

Pada babak tambahan waktu, Jerman sebenarnya sempat membuat para pendukungnya bersorak.

Jonathan Tah berhasil mencetak gol melalui situasi sepak pojok. Namun, setelah dilakukan peninjauan menggunakan Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dianulir karena terjadi pelanggaran terhadap penjaga gawang Paraguay dalam prosesnya.

Baca Juga:  FIFA Dikabarkan Ingin Lepas Sebagian Kepemilikan Piala Dunia, UEFA Beri Penolakan Keras

Keputusan itu membuat skor tetap bertahan 1-1 hingga 120 menit pertandingan selesai.

Adu Penalti Jadi Penentu

Laga kemudian berlanjut ke babak adu penalti yang berlangsung penuh ketegangan.

Jerman langsung berada dalam tekanan setelah Kai Havertz gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor pertama. Paraguay memanfaatkan momentum tersebut dengan mencetak gol melalui penendang pembuka mereka.

Meski Joshua Kimmich, Jamal Musiala, dan Nadiem Amiri berhasil mencetak gol, beberapa penendang Jerman lainnya gagal menaklukkan kiper Paraguay.

Di sisi lain, Paraguay juga sempat membuang beberapa peluang. Namun, Jose Canale akhirnya menjadi penentu kemenangan setelah sukses mencetak gol terakhir yang memastikan Paraguay menang 4-3 dalam adu penalti.

Paraguay Lanjutkan Kejutan di Piala Dunia 2026

Keberhasilan menyingkirkan Jerman menjadi salah satu kejutan terbesar di babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Paraguay menunjukkan bahwa permainan disiplin, organisasi pertahanan yang solid, dan mental yang kuat mampu mengimbangi tim unggulan seperti Jerman. Penampilan gemilang penjaga gawang Orlando Gill juga menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan tersebut.

Sementara itu, kegagalan ini menjadi pukulan bagi Jerman yang datang dengan status sebagai salah satu favorit di turnamen.

Meski sempat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, efektivitas penyelesaian akhir serta kegagalan di babak adu penalti membuat langkah mereka harus terhenti lebih awal. Kini Paraguay berhak melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri yang semakin tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Akanji: Swiss Bisa Saja Jadi Juara Dunia Jika Insiden Kartu Merah Itu Tak Terjadi
FIFA Dikabarkan Ingin Lepas Sebagian Kepemilikan Piala Dunia, UEFA Beri Penolakan Keras
Donald Trump Buka Suara Soal Topi yang Dipakai Ferran Torres Saat Perayaan Juara Piala Dunia 2026
Bikin Haru, Pedro Porro Persembahkan Medali Juara Piala Dunia 2026 untuk Sang Kakek
Meksiko Dipuji Jadi Tuan Rumah Terbaik Piala Dunia 2026
Spanyol Jadi Raja Baru di Ranking FIFA, Argentina Tergusur
Madrid Membara! Parade Juara Piala Dunia Spanyol Disambut Lautan Suporter
Boikot Final Piala Dunia, Ini Penyebab Presiden UEFA Geram ke FIFA
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Akanji: Swiss Bisa Saja Jadi Juara Dunia Jika Insiden Kartu Merah Itu Tak Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:35 WIB

FIFA Dikabarkan Ingin Lepas Sebagian Kepemilikan Piala Dunia, UEFA Beri Penolakan Keras

Senin, 27 Juli 2026 - 01:39 WIB

Donald Trump Buka Suara Soal Topi yang Dipakai Ferran Torres Saat Perayaan Juara Piala Dunia 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:15 WIB

Bikin Haru, Pedro Porro Persembahkan Medali Juara Piala Dunia 2026 untuk Sang Kakek

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:40 WIB

Meksiko Dipuji Jadi Tuan Rumah Terbaik Piala Dunia 2026

Berita Terbaru