Cesc Fabregas Siap Tinggalkan Como dan Buka Peluang untuk Latih Real Madrid?

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Akurat

i

Foto: Akurat

Liganesia – Nama Cesc Fabregas sedang jadi perbincangan hangat di dunia sepak bola Eropa. Bukan karena aksinya di lapangan seperti dulu, melainkan karena kiprahnya yang mulai bersinar sebagai pelatih bersama Como.

Eks gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu sukses mencuri perhatian setelah membawa klub kecil asal Italia tersebut tampil mengejutkan musim ini.

Kesuksesan Como bahkan membuat banyak klub besar mulai melirik Fabregas sebagai calon pelatih masa depan. Yang paling menarik, Real Madrid disebut ikut memantau perkembangan pria asal Spanyol tersebut untuk musim depan.

Lalu, apakah Fabregas benar-benar siap meninggalkan Como demi tantangan yang lebih besar?

Cesc Fabregas Bersinar Bersama Como

Tidak banyak yang menyangka Como bisa tampil begitu impresif di bawah arahan Cesc Fabregas. Klub yang sebelumnya jarang diperhitungkan di Italia kini berhasil mencatat sejarah penting dengan menembus kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak berdiri.

Pencapaian itu tentu bukan hal biasa. Apalagi Como bukan klub dengan kekuatan finansial sebesar AC Milan, Inter Milan, atau Juventus. Namun di tangan Fabregas, Como tampil disiplin, modern, dan punya identitas permainan yang jelas.

Banyak pengamat menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Fabregas memiliki potensi besar sebagai pelatih elite di masa depan.

Real Madrid Mulai Cari Pelatih Baru?

Situasi kursi pelatih Real Madrid memang mulai jadi sorotan menjelang musim baru. Klub raksasa Spanyol itu dikabarkan tengah mempertimbangkan beberapa nama untuk proyek jangka panjang mereka.

Di tengah rumor tersebut, nama Cesc Fabregas muncul sebagai salah satu kandidat yang menarik perhatian. Meski belum ada pembicaraan resmi, ketertarikan terhadap Fabregas dianggap cukup masuk akal mengingat gaya melatihnya yang modern dan berani memainkan sepak bola menyerang.

Selain Real Madrid, beberapa klub Premier League juga disebut tertarik memboyong Fabregas. Chelsea bahkan dikabarkan menjadi salah satu tim yang terus memantau perkembangan mantan pemain mereka itu.

Cesc Fabregas Tak Tutup Pintu untuk Real Madrid

Meski dikenal sebagai sosok yang identik dengan Barcelona dan Catalonia, Fabregas ternyata tidak menolak kemungkinan melatih rival abadi Blaugrana tersebut.

Dalam sebuah wawancara media Spanyol, Fabregas menegaskan bahwa dirinya terbuka untuk berbagai peluang sebagai pelatih kepala. Ia juga menekankan bahwa target utamanya sejak awal adalah menjadi pelatih utama, bukan sekadar asisten.

Pernyataan itu langsung memancing perhatian publik sepak bola Spanyol. Sebab hubungan Barcelona dan Real Madrid selama ini selalu penuh rivalitas, baik di dalam maupun luar lapangan.

Baca Juga:  Batal Terbang ke Amerika, Antoine Griezmann Pilih Bertahan di Atletico Madrid, Ada Misi Besar yang Belum Tuntas!

Namun di dunia kepelatihan modern, profesionalisme sering kali menjadi prioritas utama. Banyak pelatih dan pemain yang akhirnya memilih jalan karier berdasarkan proyek terbaik, bukan sekadar faktor rivalitas klub.

Como Masih Jadi Prioritas Utama

Walaupun terus dikaitkan dengan klub-klub besar Eropa, Fabregas sebelumnya sempat menegaskan bahwa dirinya belum ingin terburu-buru meninggalkan Como.

Hubungan Fabregas dengan klub Italia tersebut memang cukup spesial. Selain menjadi pelatih, ia juga memiliki keterlibatan dalam struktur klub sebagai pemegang saham.

Karena itu, Como bukan sekadar tempat bekerja bagi Cesc Fabregas, melainkan bagian dari proyek jangka panjang yang sedang ia bangun.

Namun sepak bola selalu penuh kejutan. Jika tawaran besar benar-benar datang dari klub seperti Real Madrid, bukan tidak mungkin keputusan besar akan segera diambil.

Gaya Melatih Cesc Fabregas Dinilai Cocok untuk Klub Besar

Salah satu alasan mengapa Fabregas mulai diminati banyak klub adalah filosofi permainannya yang dianggap modern. Ia dikenal menyukai penguasaan bola, build-up rapi dari belakang, serta permainan menyerang yang agresif.

Karakter tersebut sangat dipengaruhi oleh pengalamannya saat bermain di bawah pelatih-pelatih top dunia seperti Arsene Wenger, Pep Guardiola, hingga Jose Mourinho.

Sebagai mantan gelandang kreatif, Fabregas juga dinilai punya kemampuan membaca permainan dengan sangat baik. Hal itu terlihat dari bagaimana Como mampu tampil efektif meski tidak dihuni pemain bintang.

Dari Lapangan ke Kursi Pelatih Elite

Karier Fabregas sebagai pemain memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Ia pernah meraih berbagai gelar bergengsi bersama klub maupun Timnas Spanyol.

Kini, perjalanan barunya sebagai pelatih mulai menunjukkan arah yang menjanjikan. Dalam usia yang masih relatif muda untuk ukuran pelatih, Fabregas berhasil membuktikan dirinya mampu membawa perubahan besar di sebuah klub.

Jika terus berkembang seperti sekarang, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan Fabregas benar-benar akan menangani salah satu klub elite dunia.

Apakah Cesc Fabregas Akan Jadi Pelatih Masa Depan Real Madrid?

Pertanyaan itu kini mulai ramai dibahas para penggemar sepak bola Eropa. Real Madrid dikenal sebagai klub yang selalu mencari sosok pelatih dengan karakter kuat, visi modern, dan mental juara.

Fabregas mungkin belum memiliki pengalaman panjang seperti pelatih top lainnya. Namun pencapaiannya bersama Como membuat namanya sulit diabaikan.

Untuk saat ini, Como masih menjadi rumah bagi Fabregas. Tetapi jika performanya terus meningkat dan tawaran besar datang, kepindahan ke klub raksasa Eropa tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Antony Sindir Real Madrid Usai Betis Menang, Tiga Jari Masuk Saku!
Diincar Manchester United, Alejandro Balde Pilih Bertahan di Barcelona
Barcelona Mulai Cuci Gudang, Frenkie de Jong Jadi Salah Satu Pemain yang Akan Dilepas?
Jose Mourinho Bela Vinicius: Pemain Espanyol Disebut Sengaja Memprovokasi
Espanyol Vs Real Madrid: Gol Telat Carlos Espi Bawa El Real Raih Kemenangan
Jadwal Liga Spanyol Pekan Kedua: Barcelona dan Real Madrid Akhirnya Debut
Real Betis Tolak Tawaran Rp 1 Triliun untuk Antony
Nicolas Jackson Masuk Radar Atletico Madrid, Bisa Jadi Pengganti Julian Alvarez
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:00 WIB

Antony Sindir Real Madrid Usai Betis Menang, Tiga Jari Masuk Saku!

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Diincar Manchester United, Alejandro Balde Pilih Bertahan di Barcelona

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Barcelona Mulai Cuci Gudang, Frenkie de Jong Jadi Salah Satu Pemain yang Akan Dilepas?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Jose Mourinho Bela Vinicius: Pemain Espanyol Disebut Sengaja Memprovokasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Espanyol Vs Real Madrid: Gol Telat Carlos Espi Bawa El Real Raih Kemenangan

Berita Terbaru

Foto: Gradeshomecleaning.net

Advertorial

Jasa Bersih Rumah Tangerang: Rahasia Rumah Kinclong Terus

Minggu, 13 Sep 2026 - 17:00 WIB

Foto: Gradeshomecleaning.com

Advertorial

Grades Home Cleaning Bandung: Rahasia Rumah Bersih Kilat

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:00 WIB

Foto: Ilustrasi

Advertorial

Tren Drama Pendek dan Hiburan Digital yang Makin Populer Saat Ini

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:00 WIB