LIGANESIA – Real Madrid meraih kemenangan meyakinkan saat menjamu Sevilla dalam lanjutan Liga Spanyol. Bermain di Santiago Bernabeu, Senin (19/10/2026) dini hari WIB, Los Blancos menang telak 4-1 dengan Kylian Mbappe mencetak dua gol.
Madrid tampil agresif sejak awal pertandingan dan mampu mengendalikan permainan di hadapan pendukung sendiri. Arda Guler membuka keunggulan tuan rumah sebelum Mbappe menggandakan skor menjelang turun minum.
Memasuki babak kedua, Madrid semakin menjauh setelah Mbappe sukses mengeksekusi tendangan penalti. Sevilla sempat memperkecil ketertinggalan melalui Manu Bueno, tetapi gol spektakuler Yan Diomande memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 4-1.
Tambahan tiga poin membawa Madrid kembali ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Spanyol. Mereka kini mengoleksi 21 poin dari sembilan pertandingan, terpaut enam poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.
Kemenangan ini juga menjadi modal penting bagi Madrid menjelang duel El Clasico yang dijadwalkan berlangsung sepekan kemudian. Sementara itu, Sevilla tertahan di posisi keenam dengan 14 poin, terpaut lima angka dari Real Betis yang berada di empat besar.
Arda Guler Buka Keunggulan Madrid
Madrid langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Mbappe sempat memperoleh peluang pada menit ketiga melalui tembakan kaki bagian dalam dari tepi kotak penalti, tetapi bola masih melebar dari sasaran.
Sevilla memberikan perlawanan melalui Ruben Vargas. Namun, tembakannya hanya melintas tipis di sisi luar gawang Madrid.
Tuan rumah terus meningkatkan tekanan hingga akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-30. Gol pembuka lahir dari kerja sama apik yang melibatkan Jude Bellingham dan Yan Diomande.
Umpan panjang Bellingham berhasil menjangkau Diomande di sisi kiri. Pemain tersebut kemudian mengirimkan umpan mendatar yang disambut Arda Guler dengan tembakan kaki kiri ke sudut atas gawang Sevilla.
Madrid unggul 1-0 dan semakin percaya diri melancarkan serangan.
Tujuh menit kemudian, giliran Mbappe yang mencatatkan namanya di papan skor. Umpan mendatar Diomande menembus pertahanan Sevilla dan menemukan Mbappe di area berbahaya.
Penyerang asal Prancis itu mampu mengontrol situasi, mengecoh kiper Odysseas Vlachodimos, lalu menceploskan bola ke gawang yang sudah terbuka. Madrid menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Mbappe Tambah Gol Lewat Penalti
Selepas jeda, Madrid tidak mengendurkan serangan. Tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah Mbappe dilanggar di area terlarang.
Mbappe maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik. Tembakannya yang mengarah ke tengah gawang berhasil mengecoh Vlachodimos, sekaligus mengubah skor menjadi 3-0 pada menit ke-63.
Sevilla mencoba bangkit dan beberapa kali mengancam gawang yang dikawal Thibaut Courtois. Kiper Madrid tersebut melakukan penyelamatan penting ketika menghadapi tembakan Youssouf Fofana.
Sevilla juga mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Manu Bueno, tetapi upaya tersebut belum menghasilkan gol.
Gol yang ditunggu tim tamu akhirnya tercipta pada menit ke-80. Tekanan Sevilla membuat Madrid kehilangan bola di area pertahanannya sendiri. Gerard Paque kemudian memberikan umpan kepada Bueno, yang menuntaskannya dengan tembakan ke tiang jauh.
Skor berubah menjadi 3-1 dan Sevilla sempat membuka harapan untuk memperkecil jarak.
Gol Spektakuler Diomande Tutup Pesta Madrid
Harapan Sevilla tidak bertahan lama. Madrid kembali memperlebar keunggulan melalui aksi individu Yan Diomande.
Menerima umpan dari Aurelien Tchouameni, Diomande membawa bola sebelum melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut atas gawang dan gagal dijangkau Vlachodimos.
Gol tersebut memastikan Madrid menang 4-1 sekaligus menutup pertandingan dengan hasil meyakinkan.
Kemenangan ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Los Blancos menjelang pertandingan besar melawan Barcelona. Dengan Mbappe yang kembali menunjukkan ketajamannya dan sejumlah pemain lain turut berkontribusi, Madrid memiliki modal positif untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Namun, selisih enam poin dari Barcelona menunjukkan bahwa Madrid masih harus bekerja keras untuk mengejar posisi teratas. Konsistensi pada pertandingan selanjutnya akan menjadi faktor penting jika mereka ingin terus bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Spanyol musim ini.







