Liganesia – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah mengalihkan fokus pencarian pelatih kepala Timnas Italia kepada Andrea Pirlo. Langkah ini diambil setelah dua nama besar, Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, disebut tidak dapat menerima tawaran untuk menangani Gli Azzurri.
Sejumlah laporan dari media Italia menyebut proses negosiasi dengan Pirlo berjalan positif. Bahkan, kedua belah pihak dikabarkan telah mencapai kesepahaman secara lisan dan hanya tinggal menyelesaikan tahapan akhir sebelum pengumuman resmi.
Andrea Pirlo Jadi Kandidat Terdepan
Andrea Pirlo kini menjadi nama yang paling difavoritkan untuk menduduki kursi pelatih Timnas Italia.
Mantan gelandang legendaris Gli Azzurri itu disebut tertarik menerima tantangan baru bersama tim nasional. Jika tidak ada kendala dalam proses administrasi, Pirlo berpeluang memulai era baru bersama Italia dalam waktu dekat.
Kabar tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai siapa sosok yang akan dipercaya memimpin Italia setelah FIGC gagal mendapatkan pelatih yang lebih berpengalaman.
Sudah Siapkan Tim Kepelatihan
Laporan yang beredar menyebut Pirlo telah mulai menyusun staf kepelatihannya.
Beberapa nama yang selama ini menjadi bagian dari timnya diperkirakan akan ikut bergabung, termasuk Roberto Baronio dan Roberto De Bellis.
Selain itu, Paolo Bertelli dan Marco Savorani juga disebut masuk dalam jajaran staf yang akan membantu Pirlo apabila penunjukan sebagai pelatih kepala resmi diumumkan.
Kehadiran tim kepelatihan yang sudah dipersiapkan sejak awal menunjukkan keseriusan Pirlo untuk menjalani proyek bersama Timnas Italia.
FIGC Gagal Dapatkan Guardiola dan Ancelotti
Sebelum mengarah kepada Andrea Pirlo, FIGC lebih dulu mencoba mendekati dua pelatih papan atas dunia.
Carlo Ancelotti menjadi salah satu target utama. Namun, pelatih berpengalaman tersebut masih memiliki kontrak bersama Timnas Brasil sehingga tidak dapat menerima tawaran dari Italia.
Sementara itu, Pep Guardiola juga dikabarkan menolak pendekatan FIGC. Mantan pelatih Manchester City itu memilih belum kembali bekerja setelah memutuskan beristirahat dari dunia kepelatihan usai meninggalkan klub Inggris tersebut.
Kegagalan mendapatkan dua nama besar itu membuat FIGC mencari alternatif yang dinilai memahami karakter sepak bola Italia.
Karier Kepelatihan Andrea Pirlo
Meski belum memiliki pengalaman sepanjang Guardiola atau Ancelotti, Andrea Pirlo bukan nama baru di dunia kepelatihan.
Kariernya dimulai pada 2020 ketika dipercaya menangani Juventus U-23. Tak lama kemudian, ia dipromosikan menjadi pelatih tim utama Juventus.
Pada musim perdananya bersama Bianconeri, Pirlo berhasil mempersembahkan dua trofi, yakni Coppa Italia dan Piala Super Italia.
Setelah meninggalkan Juventus, ia melanjutkan karier bersama Sampdoria sebelum menerima tawaran melatih Dubai United di Uni Emirat Arab.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting apabila ia benar-benar dipercaya memimpin Timnas Italia.
Tantangan Besar Menanti Pirlo
Jika resmi ditunjuk, Andrea Pirlo akan menghadapi ekspektasi tinggi dari publik Italia.
Gli Azzurri membutuhkan pelatih yang mampu mengembalikan konsistensi permainan sekaligus membangun kembali mental juara di level internasional. Selain meraih hasil positif, Pirlo juga dituntut mampu melakukan regenerasi skuad dengan memadukan pemain senior dan talenta muda.
Sebagai mantan pemain yang pernah membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006, Pirlo tentu memahami tekanan besar yang menyertai jabatan pelatih tim nasional.
Pengumuman Resmi Masih Dinantikan
Hingga saat ini, FIGC belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penunjukan Andrea Pirlo.
Meski begitu, berbagai laporan dari Italia menyebut proses negosiasi telah memasuki tahap akhir dan hanya tinggal menunggu penyelesaian administrasi sebelum pengumuman dilakukan.
Apabila seluruh proses berjalan lancar, Pirlo akan memulai babak baru dalam karier kepelatihannya dengan memimpin negara yang pernah dibawanya meraih berbagai prestasi saat masih aktif sebagai pemain.






