Al Nassr Bikin Keajaiban! Main 10 Orang, Tertinggal 0-2, Tetap Menang 3-2

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/Abdullah Ahmed

i

Foto: Getty Images/Abdullah Ahmed

Liganesia Al Nassr menunjukkan mentalitas luar biasa saat menghadapi Al Ettifaq pada lanjutan Liga Arab Saudi 2026/27. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-12 dan sempat tertinggal dua gol, Al-Aalami justru mampu membalikkan keadaan dan menang 3-2.

Duel Al Ettifaq kontra Al Nassr berlangsung di Stadion Prince Mohamed bin Fahd, Rabu (26/8/2026). Pertandingan sempat terlihat akan menjadi malam buruk bagi tim tamu setelah mereka kehilangan penjaga gawang Bento pada awal laga.

Namun, Al Nassr tidak menyerah begitu saja. Pergantian Cristiano Ronaldo pada awal babak kedua juga menjadi salah satu keputusan penting yang mengubah jalannya pertandingan.

Bento Kartu Merah, Al Nassr Kehilangan Kiper Utama

Al Nassr sebenarnya berusaha mengambil inisiatif sejak pertandingan dimulai. Cristiano Ronaldo beberapa kali mencoba mencari ruang untuk mengancam pertahanan Al Ettifaq.

Akan tetapi, situasi berubah drastis ketika Bento menerima kartu merah pada menit ke-12.

Kejadian tersebut bermula ketika Moussa Dembele mendapatkan umpan di lini depan dan mencoba mengejar bola menuju area pertahanan Al Nassr. Bento keluar dari sarangnya untuk memotong aliran serangan.

Sayangnya, kiper Al Nassr tersebut terlambat dalam melakukan antisipasi. Kakinya mengenai Dembele sehingga wasit menilai pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah.

Al Nassr pun harus bermain dengan 10 pemain dalam waktu yang sangat panjang.

Kondisi tersebut membuat Ange Postecoglou harus memasukkan Abdulrahman Al Otaibi untuk mengisi posisi penjaga gawang.

Al Ettifaq Manfaatkan Keunggulan Pemain

Unggul jumlah pemain membuat Al Ettifaq lebih leluasa mengembangkan serangan. Tuan rumah terus mencoba memanfaatkan celah di pertahanan Al Nassr yang harus bekerja ekstra setelah kehilangan satu pemain.

Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-31.

Ondrej Duda melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Al Otaibi sebenarnya mampu menyentuh bola, tetapi tepisannya justru membuat bola memantul ke tiang sebelum kemudian melewati garis gawang.

Al Ettifaq pun unggul 1-0.

Al Nassr berusaha merespons, tetapi mereka kesulitan membangun serangan karena harus menjaga keseimbangan antara bertahan dan mencari gol penyeimbang.

Situasi semakin berat menjelang turun minum.

Tertinggal 0-2 di Babak Pertama

Pada masa tambahan waktu babak pertama, Al Ettifaq kembali mencetak gol.

Alvaro Medran mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan jarak jauh. Al Otaibi kembali gagal mengantisipasi sepakan tersebut dengan sempurna.

Bola bersarang di gawang Al Nassr pada menit ke-45+4.

Skor 2-0 untuk Al Ettifaq bertahan hingga turun minum. Dengan bermain hanya menggunakan 10 pemain, Al Nassr terlihat berada dalam posisi yang sangat sulit.

Namun, Postecoglou melakukan perubahan penting pada awal babak kedua.

Ronaldo Ditarik Keluar

Alih-alih mempertahankan Cristiano Ronaldo di lapangan untuk mengejar ketertinggalan, Postecoglou justru memutuskan menarik keluar megabintang asal Portugal tersebut.

Ronaldo digantikan Abdulla Al Khaibari.

Baca Juga:  Heboh Rumor Jay Idzes ke PSG, Ini Fakta Sebenarnya di Balik Kabar yang Viral

Keputusan itu cukup mengejutkan mengingat Al Nassr sedang tertinggal dua gol. Namun, pergantian tersebut ternyata memberikan perubahan besar terhadap permainan Al-Aalami.

Al Nassr mulai bermain lebih agresif dan mampu meningkatkan tekanan meski tetap harus bermain dengan 10 pemain.

Perlahan, pertahanan Al Ettifaq mulai berada dalam tekanan.

Sadio Mane Jadi Pahlawan

Kebangkitan Al Nassr dimulai pada menit ke-74.

Sadio Mane berhasil memanfaatkan umpan terobosan yang diberikan ke area pertahanan Al Ettifaq. Pemain asal Senegal itu kemudian melakukan sentuhan untuk mengarahkan bola melewati kiper.

Gol tersebut membuat Al Nassr memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol itu sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pemain Al Nassr. Mereka mulai percaya bahwa pertandingan masih bisa diselamatkan.

Hanya berselang tiga menit, skor kembali berubah.

Al Nassr memperoleh sepak pojok yang dieksekusi Joao Felix. Bola diarahkan ke area berbahaya dan berhasil disambut tandukan Abdulelah Al-Amri.

Sundulannya tidak mampu dihentikan kiper Al Ettifaq, Turki Ba Al-Jawsh.

Skor berubah menjadi 2-2.

Comeback Sempurna pada Menit ke-90

Al Ettifaq yang sebelumnya berada di atas angin kini justru harus bertahan menghadapi gempuran Al Nassr.

Drama mencapai puncaknya pada menit ke-90.

Sadio Mane kembali mendapatkan kesempatan emas setelah berhasil lolos dari jebakan offside. Ia kemudian melepaskan tembakan yang mengecoh kiper Al Ettifaq.

Gol tersebut sempat membuat situasi menjadi tegang karena asisten wasit menganggap Mane berada dalam posisi offside.

Namun, pemeriksaan VAR memastikan bahwa Mane masih berada dalam posisi onside.

Gol akhirnya disahkan.

Al Nassr pun berbalik unggul 3-2 setelah sebelumnya tertinggal dua gol dan kehilangan satu pemain sejak awal pertandingan.

Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang berbunyi.

Al Nassr Sempurna di Tiga Laga

Kemenangan atas Al Ettifaq menjadi hasil penting bagi perjalanan Al Nassr di awal musim.

Al-Aalami kini telah mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Artinya, mereka masih menjaga catatan sempurna dengan tiga kemenangan beruntun.

Sementara itu, Al Ettifaq harus puas berada di posisi keenam dengan koleksi enam poin.

Hasil ini sekaligus menunjukkan bahwa Al Nassr memiliki daya juang tinggi. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-12 dan tertinggal 0-2 tidak membuat mereka menyerah.

Menariknya, keputusan untuk mengganti Ronaldo setelah jeda juga menjadi bagian penting dari strategi kebangkitan tersebut. Meski tidak berada di lapangan ketika tiga gol Al Nassr tercipta, perubahan komposisi yang dilakukan Postecoglou mampu membuat permainan tim menjadi lebih efektif.

Dengan kemenangan dramatis tersebut, Al Nassr bukan hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen. Perjalanan musim masih panjang, tetapi comeback melawan Al Ettifaq menjadi sinyal bahwa Al-Aalami memiliki mentalitas kuat untuk menghadapi tekanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Eks Pelatih Spanyol Roberto Moreno Resmi Jadi Pelatih Baru Korea Selatan
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina
Hasil Undian Conference League 2026/2027: Atalanta dan Ajax Dapat Lawan Menarik
Hasil Undian Liga Europa 2026/2027: Juventus, Milan, dan Leverkusen Dapat Lawan Berat
Cristiano Ronaldo Tinggal 23 Gol Lagi untuk Capai 1.000 Gol
Jadwal Bola Hari Ini: Man City, Liverpool, Juventus, Milan, Barca dan PSG Siap Bertanding
Final Piala AFF 2026: Thailand Masih Punya Harapan untuk Balikkan Keadaan
Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup F
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:00 WIB

Eks Pelatih Spanyol Roberto Moreno Resmi Jadi Pelatih Baru Korea Selatan

Selasa, 1 September 2026 - 00:00 WIB

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Hasil Undian Conference League 2026/2027: Atalanta dan Ajax Dapat Lawan Menarik

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Hasil Undian Liga Europa 2026/2027: Juventus, Milan, dan Leverkusen Dapat Lawan Berat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Al Nassr Bikin Keajaiban! Main 10 Orang, Tertinggal 0-2, Tetap Menang 3-2

Berita Terbaru

Lionel Messi (Foto: Elsa/Getty Images)

Olahraga

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina

Selasa, 1 Sep 2026 - 00:00 WIB