Liganesia – Undian fase liga UEFA Conference League 2026/2027 telah selesai digelar. Sebanyak 36 klub kini mengetahui calon lawan yang akan mereka hadapi dalam perjalanan menuju babak berikutnya.
Pengundian berlangsung di Grimaldi Forum, Monako, Jumat (28/8/2026) malam WIB. Sejumlah klub dengan reputasi kuat di Eropa ikut ambil bagian, termasuk Atalanta dan Ajax yang dipandang sebagai kandidat kuat untuk bersaing memperebutkan trofi.
Berbeda dengan format lama yang menggunakan pembagian grup, kompetisi musim ini menerapkan fase liga. Setiap peserta akan memainkan enam pertandingan menghadapi enam lawan berbeda yang berasal dari enam pot.
Ajax Langsung Bertemu Atalanta
Salah satu hasil undian yang menarik perhatian adalah pertemuan Ajax dengan Atalanta.
Ajax akan menjamu Atalanta di Amsterdam. Selain pertandingan tersebut, wakil Belanda itu juga dijadwalkan menghadapi Getafe dan Thun di kandang.
Sementara tiga laga tandang Ajax adalah melawan Midtjylland, Sint-Truiden, dan Hajduk Split.
Komposisi lawan tersebut membuat Ajax memiliki peluang cukup besar untuk bersaing di papan atas. Namun, mereka tetap harus menjaga konsistensi karena setiap pertandingan memiliki nilai penting dalam menentukan posisi akhir klasemen.
Atalanta sendiri akan menjalani pertandingan tandang ke markas Ajax. Selain itu, wakil Italia tersebut akan bertemu Pafos, Borac Banja Luka, Kairat, Riga, dan Mjällby AIF.
Atalanta dan Ajax Jadi Sorotan
Atalanta menjadi salah satu klub yang patut diperhatikan pada Conference League musim ini. Klub Italia tersebut memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan kualitas skuad yang membuat mereka layak diperhitungkan.
Ajax juga memiliki sejarah panjang di pentas Eropa. Karena itu, pertemuan kedua klub sejak awal fase liga menjadi salah satu duel yang paling menarik untuk dinantikan.
Meski begitu, status favorit tidak otomatis menjamin perjalanan mulus. Sistem fase liga membuat setiap tim harus melewati enam pertandingan dengan lawan berbeda. Kesalahan dalam satu atau dua pertandingan bisa berdampak pada posisi klasemen.
Format Conference League 2026/27
Sebanyak 36 klub dibagi ke dalam enam pot sebelum pengundian dilakukan. Setiap peserta kemudian mendapatkan enam lawan yang berasal dari pot berbeda.
Dalam enam pertandingan tersebut, setiap klub akan memainkan tiga laga kandang dan tiga laga tandang.
Format ini membuat persaingan menjadi lebih dinamis. Klub tidak hanya berusaha mendapatkan kemenangan di kandang, tetapi juga harus mencuri poin ketika bermain di markas lawan.
Setelah seluruh pertandingan fase liga selesai, delapan tim dengan peringkat terbaik akan mendapatkan tiket langsung ke babak 16 besar.
Sementara itu, tim yang menempati posisi 9 hingga 24 masih memiliki kesempatan melanjutkan perjuangan melalui babak playoff.
Adapun klub yang berada di peringkat 25 sampai 36 harus mengakhiri kiprahnya di kompetisi Eropa tersebut.
Braga dan Monaco Juga Punya Tantangan
Selain Atalanta dan Ajax, Braga dan Monaco juga mendapatkan lawan-lawan yang cukup menarik.
Braga akan menghadapi Copenhagen, Gent, KuPS, Brann, AGF, serta Egnatia. Sementara Monaco dijadwalkan bertemu Freiburg, Brighton, Lincoln Red Imps, Heart of Midlothian, Nordsjælland, dan CSKA Sofia.
Pertandingan Monaco melawan Brighton berpotensi menjadi salah satu laga yang menarik perhatian. Keduanya memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan dapat menyajikan pertandingan dengan kualitas tinggi.
Freiburg juga harus menghadapi perjalanan yang tidak mudah. Klub Jerman tersebut akan bertemu Monaco, Panathinaikos, Twente, Trabzonspor, Jablonec, dan Kauno Žalgiris.
Daftar Lengkap Lawan Setiap Klub
Berikut hasil lengkap undian fase liga Conference League 2026/2027:
- Atalanta: Ajax, Pafos, Borac Banja Luka, Kairat, Riga, Mjällby AIF.
- Braga: Copenhagen, Gent, KuPS, Brann, AGF, Egnatia.
- Ajax: Atalanta, Midtjylland, Getafe, Sint-Truiden, Hajduk Split, Thun.
- SC Freiburg: Monaco, Panathinaikos, Twente, Trabzonspor, Jablonec, Kauno Žalgiris.
- Monaco: SC Freiburg, Brighton, Lincoln Red Imps, Heart of Midlothian, Nordsjælland, CSKA Sofia.
- Copenhagen: Braga, Red Star Belgrade, Lugano, Universitatea Craiova, Inter Club d’Escaldes, Iberia 1999.
- Midtjylland: Ajax, Pafos, Lincoln Red Imps, Sint-Truiden, Hajduk Split, Egnatia.
- Red Star Belgrade: Copenhagen, Gent, Lugano, Trabzonspor, Inter Club d’Escaldes, Iberia 1999.
- Gent: Braga, Red Star Belgrade, KuPS, Brann, AGF, Thun.
- Panathinaikos: SC Freiburg, Brighton, Borac Banja Luka, Kairat, Nordsjælland, CSKA Sofia.
- Pafos: Atalanta, Midtjylland, Twente, Heart of Midlothian, Riga, Mjällby AIF.
- Brighton: Monaco, Panathinaikos, Getafe, Universitatea Craiova, Jablonec, Kauno Žalgiris.
- Lugano: Copenhagen, Red Star Belgrade, Getafe, Sint-Truiden, Jablonec, Kauno Žalgiris.
- Getafe: Ajax, Brighton, Lugano, Universitatea Craiova, Inter Club d’Escaldes, Iberia 1999.
- KuPS: Braga, Gent, Borac Banja Luka, Trabzonspor, Nordsjælland, CSKA Sofia.
- Twente: SC Freiburg, Pafos, Lincoln Red Imps, Kairat, AGF, Thun.
- Lincoln Red Imps: Monaco, Midtjylland, Twente, Brann, Hajduk Split, Egnatia.
- Borac Banja Luka: Atalanta, Panathinaikos, KuPS, Heart of Midlothian, Riga, Mjällby AIF.
- Sint-Truiden: Ajax, Midtjylland, Lugano, Brann, Hajduk Split, Iberia 1999.
- Brann: Braga, Gent, Lincoln Red Imps, Sint-Truiden, AGF, Kauno Žalgiris.
- Heart of Midlothian: Monaco, Pafos, Borac Banja Luka, Trabzonspor, Nordsjælland, Thun.
- Kairat: Atalanta, Panathinaikos, Twente, Universitatea Craiova, Riga, Mjällby AIF.
- Trabzonspor: SC Freiburg, Red Star Belgrade, KuPS, Heart of Midlothian, Jablonec, CSKA Sofia.
- Universitatea Craiova: Copenhagen, Brighton, Getafe, Kairat, Inter Club d’Escaldes, Egnatia.
- Riga: Atalanta, Pafos, Borac Banja Luka, Kairat, Jablonec, Kauno Žalgiris.
- Hajduk Split: Ajax, Midtjylland, Lincoln Red Imps, Sint-Truiden, Nordsjælland, Thun.
- Jablonec: SC Freiburg, Brighton, Lugano, Trabzonspor, Riga, Iberia 1999.
- Nordsjælland: Monaco, Panathinaikos, KuPS, Heart of Midlothian, Hajduk Split, CSKA Sofia.
- AGF: Braga, Gent, Twente, Brann, Inter Club d’Escaldes, Egnatia.
- Inter Club d’Escaldes: Copenhagen, Red Star Belgrade, Getafe, Universitatea Craiova, AGF, Mjällby AIF.
- Thun: Ajax, Gent, Twente, Heart of Midlothian, Hajduk Split, CSKA Sofia.
- CSKA Sofia: Monaco, Panathinaikos, KuPS, Trabzonspor, Nordsjælland, Thun.
- Kauno Žalgiris: SC Freiburg, Brighton, Lugano, Brann, Riga, Egnatia.
- Mjällby AIF: Atalanta, Pafos, Borac Banja Luka, Kairat, Inter Club d’Escaldes, Iberia 1999.
- Iberia 1999: Copenhagen, Red Star Belgrade, Getafe, Sint-Truiden, Jablonec, Mjällby AIF.
- Egnatia: Braga, Midtjylland, Lincoln Red Imps, Universitatea Craiova, AGF, Kauno Žalgiris.
Dengan format baru ini, kamu tidak perlu menunggu sampai fase grup tradisional untuk melihat pertandingan besar. Sejak fase liga dimulai, klub-klub unggulan sudah langsung dihadapkan pada lawan berbeda dengan karakter permainan masing-masing.
Atalanta dan Ajax menjadi dua nama yang paling banyak mendapat perhatian, tetapi persaingan menuju 16 besar tetap terbuka. Klub seperti Braga, Monaco, Freiburg, Brighton, hingga Panathinaikos juga berpeluang memberikan kejutan.
Perjalanan menuju gelar Conference League 2026/2027 pun dipastikan berlangsung panjang. Enam pertandingan fase liga akan menjadi ujian awal sebelum para peserta terbaik melangkah menuju babak knockout.








