Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia, Sebut Pendanaan Jadi Kunci Kemajuan Sepak Bola

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Erick Thohir (Foto: Bola.net/Bagaskara Lazuardi)

i

Erick Thohir (Foto: Bola.net/Bagaskara Lazuardi)

Liganesia – Rencana FIFA untuk membuka kepemilikan saham pada penyelenggaraan Piala Dunia terus menjadi perbincangan di dunia sepak bola. Kebijakan yang digagas Presiden FIFA Gianni Infantino itu menuai beragam respons dari berbagai federasi sepak bola. Di tengah munculnya kritik dari sejumlah pihak, Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru menyatakan dukungan terhadap langkah tersebut.

Menurut Erick, model pendanaan baru yang sedang disiapkan FIFA berpotensi memperkuat kemampuan organisasi dalam mendukung perkembangan sepak bola di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ia menilai keberlanjutan program pembinaan, pengembangan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas kompetisi membutuhkan dukungan finansial yang sangat besar.

FIFA Siapkan Skema Baru Lewat Penjualan Saham Piala Dunia

Dalam beberapa waktu terakhir, FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skema bisnis baru melalui pembentukan perusahaan bernama FIFAForward Enterprise (FFE). Entitas ini akan menjadi wadah pengelolaan investasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan Piala Dunia dan sejumlah aset komersial FIFA lainnya.

Melalui skema tersebut, asosiasi sepak bola anggota FIFA dikabarkan berkesempatan menjadi pemegang saham. Selain itu, FIFA juga membuka peluang masuknya investor swasta yang akan berpartisipasi dalam pengembangan bisnis turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.

Meski melibatkan pihak eksternal, FIFA tetap disebut akan mempertahankan kendali penuh terhadap arah kebijakan perusahaan agar kepentingan olahraga tetap menjadi prioritas utama.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi FIFA untuk menciptakan sumber pendanaan jangka panjang di tengah semakin besarnya biaya penyelenggaraan turnamen internasional dan meningkatnya kebutuhan investasi bagi pengembangan sepak bola global.

Erick Thohir Nilai Pendanaan Menjadi Faktor Penting

Erick Thohir memandang kebijakan tersebut dari sisi manfaat yang dapat dirasakan oleh federasi anggota FIFA.

Menurutnya, berbagai program pengembangan sepak bola yang dijalankan FIFA selama ini telah memberikan dampak nyata bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Karena itu, organisasi sepak bola dunia tersebut memerlukan sumber pendapatan yang kuat agar program-program tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Ia menilai transformasi sepak bola tidak cukup hanya mengandalkan semangat perubahan. Dibutuhkan dukungan finansial yang besar agar pembinaan usia muda, pembangunan fasilitas latihan, peningkatan kualitas wasit, hingga pengembangan kompetisi dapat berlangsung secara konsisten.

Bagi Indonesia, dukungan dari FIFA selama beberapa tahun terakhir dianggap memiliki kontribusi penting dalam mendorong berbagai program reformasi sepak bola nasional.

Transformasi Sepak Bola Indonesia Masih Membutuhkan Dukungan

Dalam pernyataannya, Erick juga menyinggung perkembangan sepak bola Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Ia menyebut berbagai perubahan yang dilakukan PSSI mulai menunjukkan hasil positif. Salah satu indikator yang disorot adalah peningkatan peringkat Timnas Indonesia dalam ranking FIFA yang mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya.

Selain peningkatan prestasi tim nasional, PSSI juga terus melakukan pembenahan pada berbagai aspek lain, seperti tata kelola organisasi, pembinaan pemain muda, peningkatan kualitas kompetisi domestik, hingga pembangunan infrastruktur sepak bola.

Menurut Erick, seluruh proses tersebut membutuhkan investasi yang tidak sedikit sehingga keberlanjutan dukungan dari FIFA menjadi sangat penting.

Baca Juga:  FIGC Dekati Andrea Pirlo untuk Jadi Pelatih Baru Timnas Italia

Rencana FIFA Masih Memicu Perdebatan

Di sisi lain, gagasan penjualan saham Piala Dunia tidak sepenuhnya diterima oleh semua pihak.

Sejumlah kalangan menilai turnamen sepak bola terbesar di dunia seharusnya tidak terlalu didorong ke arah komersialisasi yang berlebihan. Mereka khawatir keterlibatan investor swasta dalam struktur bisnis Piala Dunia dapat memengaruhi independensi FIFA dalam mengambil keputusan di masa mendatang.

Beberapa pengamat juga menilai langkah tersebut berpotensi mengubah karakter Piala Dunia yang selama ini dipandang sebagai ajang olahraga yang mengedepankan semangat persatuan antarnegara.

Namun hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai implementasi skema tersebut. FIFA masih terus melakukan pembahasan bersama berbagai pihak sebelum rencana itu benar-benar dijalankan.

Program FIFA Forward Selama Ini Banyak Membantu Federasi

Dalam beberapa tahun terakhir, FIFA memang terus memperluas program FIFA Forward yang bertujuan membantu pengembangan sepak bola di negara-negara anggotanya.

Melalui program tersebut, federasi nasional memperoleh dukungan pendanaan untuk pembangunan lapangan latihan, pusat pelatihan, pengembangan sepak bola wanita, pembinaan usia muda, hingga peningkatan kualitas administrasi organisasi.

Indonesia termasuk salah satu negara yang menerima manfaat dari berbagai program tersebut. Dana FIFA Forward juga menjadi salah satu sumber pendukung dalam upaya meningkatkan standar sepak bola nasional sesuai regulasi internasional.

Karena itu, tidak mengherankan apabila PSSI melihat keberlangsungan pendanaan FIFA sebagai aspek yang penting untuk menjaga momentum pembangunan sepak bola Indonesia.

Pendanaan dan Tata Kelola Dinilai Harus Berjalan Seimbang

Meski mendukung rencana FIFA, sejumlah pengamat menilai aspek transparansi tetap harus menjadi perhatian utama apabila skema investasi baru benar-benar diterapkan.

Pengelolaan dana dalam jumlah besar membutuhkan sistem pengawasan yang kuat agar seluruh keuntungan yang diperoleh benar-benar kembali digunakan untuk pengembangan sepak bola di berbagai negara.

Selain itu, FIFA juga diharapkan tetap menjaga independensinya sehingga kepentingan komersial tidak mengurangi nilai sportivitas maupun integritas kompetisi.

Bagi banyak federasi, keberhasilan kebijakan ini nantinya tidak hanya diukur dari besarnya investasi yang berhasil dihimpun, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh perkembangan sepak bola di tingkat nasional maupun akar rumput.

Dukungan PSSI Menunjukkan Fokus pada Pengembangan Jangka Panjang

Sikap PSSI yang mendukung rencana penjualan saham Piala Dunia menunjukkan bahwa federasi sepak bola Indonesia lebih melihat peluang jangka panjang dibanding polemik yang muncul saat ini.

Dengan kebutuhan pendanaan yang terus meningkat untuk membangun ekosistem sepak bola yang lebih profesional, berbagai sumber pembiayaan dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung program transformasi.

Selama mekanisme investasi dijalankan secara transparan, akuntabel, dan tetap berada di bawah kendali FIFA, kebijakan tersebut diyakini dapat membuka peluang baru bagi pengembangan sepak bola dunia sekaligus memberikan manfaat bagi federasi anggota, termasuk Indonesia, yang masih terus berupaya meningkatkan kualitas kompetisi, pembinaan pemain, dan prestasi di level internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hasil Pertandingan Celtic Vs AC Milan: Rossoneri Bangkit, Skor Berakhir 2-2
Hasil China Open 2026: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Lolos ke Final
Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini, Sabtu 25 Juli
Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Sabtu 25 Juli
Prediksi Skor Persib Bandung Vs Arema FC di Piala Presiden 2026
Luis Figo Ungkap 3 Kandidat Kuat Ballon d’Or 2026, Messi Tak Masuk Daftar
FIGC Dekati Andrea Pirlo untuk Jadi Pelatih Baru Timnas Italia
Klasemen Grup A Piala AFF 2026: Vietnam Kuasai Puncak Usai Bantai Timor Leste 7-0
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:31 WIB

Erick Thohir Dukung Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia, Sebut Pendanaan Jadi Kunci Kemajuan Sepak Bola

Minggu, 26 Juli 2026 - 01:59 WIB

Hasil Pertandingan Celtic Vs AC Milan: Rossoneri Bangkit, Skor Berakhir 2-2

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:35 WIB

Hasil China Open 2026: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Lolos ke Final

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:28 WIB

Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini, Sabtu 25 Juli

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:21 WIB

Jadwal Piala Presiden 2026 Hari Ini, Sabtu 25 Juli

Berita Terbaru

Foto: Codef.id

Advertorial

Branding: Manfaatkan Fotografer & Web Profile Tim Sport Anda

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:54 WIB