Liganesia – Bayern Munich membuka musim 2026/2027 dengan sebuah trofi. Die Roten sukses mengalahkan Borussia Dortmund 2-1 dalam duel Der Klassiker sekaligus keluar sebagai juara Piala Super Jerman 2026.
Pertandingan berlangsung di Signal Iduna Park, Minggu (23/8/2026) dini hari WIB. Bermain di kandang Dortmund, Bayern tetap mampu menunjukkan mental juara dan mengendalikan pertandingan pada sejumlah momen penting.
Bayern datang sebagai juara Bundesliga sekaligus DFB Pokal musim sebelumnya. Sementara Dortmund berstatus runner-up Bundesliga. Pertemuan kedua tim kemudian menjadi laga pembuka yang menarik sebelum kompetisi domestik Jerman bergulir penuh.
Dua gol Bayern dicetak Nathaniel Brown dan Michael Olise. Dortmund sempat memperkecil ketertinggalan melalui Fabio Silva, tetapi usaha tuan rumah untuk menyamakan kedudukan tidak membuahkan hasil.
Brown Bawa Bayern Unggul
Kedua tim bermain cukup hati-hati pada awal pertandingan. Bayern berusaha membangun serangan melalui penguasaan bola, sedangkan Dortmund mencoba memanfaatkan dukungan suporter untuk memberikan tekanan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-28.
Michael Olise mengirimkan bola kepada Nathaniel Brown. Pemain Bayern tersebut kemudian mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan menggunakan kaki kiri.
Sepakannya tidak mampu dihentikan Gregor Kobel sehingga Bayern memimpin 1-0.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin terbuka. Dortmund berusaha merespons dan sempat memiliki peluang untuk mencetak gol penyama.
Tiga menit sebelum turun minum, Ramy Bensebaini sebenarnya berhasil menggetarkan gawang Bayern. Namun, selebrasi Dortmund tidak berlangsung lama.
Wasit melakukan pemeriksaan VAR dan kemudian menganulir gol tersebut karena Bensebaini berada dalam posisi offside.
Keputusan itu menjadi pukulan bagi Dortmund. Bukannya menyamakan kedudukan, mereka justru kembali kebobolan menjelang babak pertama berakhir.
Olise Gandakan Keunggulan
Pada masa injury time babak pertama, Bayern berhasil memperlebar jarak.
Olise membawa bola masuk ke area penalti Dortmund. Pemain tersebut kemudian melepaskan sepakan dari jarak dekat yang berhasil melewati Kobel.
Bayern pun masuk ke ruang ganti dengan keunggulan 2-0.
Gol tersebut membuat Dortmund menghadapi pekerjaan yang jauh lebih berat di babak kedua. Mereka membutuhkan setidaknya dua gol untuk memaksa pertandingan kembali seimbang.
Dortmund Bangkit di Babak Kedua
Dortmund mencoba tampil lebih agresif setelah turun minum. Pergantian pemain juga dilakukan untuk meningkatkan daya serang.
Usaha tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-75.
Fabio Silva menerima kesempatan untuk mengancam gawang Bayern. Tembakannya kemudian mengalami perubahan arah sehingga mengecoh Manuel Neuer.
Bola masuk ke gawang dan Dortmund memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol tersebut membuat atmosfer pertandingan kembali memanas. Dortmund semakin percaya diri untuk mengejar gol kedua, sementara Bayern harus bekerja keras mempertahankan keunggulannya.
Waktu yang tersisa juga membuat setiap serangan menjadi semakin penting. Bayern memilih bermain lebih disiplin untuk menjaga keunggulan, sedangkan Dortmund terus mencari celah di pertahanan Die Roten.
Bensebaini Diusir Menjelang Laga Berakhir
Dortmund mendapat pukulan lain pada menit ke-90.
Bensebaini menerima kartu merah setelah melakukan tekel keras terhadap Ismael Saibari. Kondisi tersebut membuat Dortmund harus menyelesaikan pertandingan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
Dalam situasi tertinggal dan bermain dengan 10 pemain, peluang Dortmund untuk menciptakan comeback semakin sulit.
Bayern akhirnya mampu mempertahankan skor 2-1 sampai peluit panjang berbunyi. Die Roten pun merayakan keberhasilan mereka mengalahkan rival sekaligus mengamankan trofi pertama musim ini.
Bayern Pertegas Dominasi
Kemenangan tersebut semakin memperkuat dominasi Bayern dalam sejarah Piala Super Jerman, yang kini menggunakan nama Franz Beckenbauer Supercup.
Bayern telah mengoleksi 12 gelar Piala Super Jerman. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan Dortmund yang memiliki enam trofi.
Keberhasilan kali ini juga terasa spesial karena diraih melalui pertandingan Der Klassiker. Bayern bukan hanya mendapatkan trofi, tetapi juga mengirim pesan bahwa mereka siap mempertahankan dominasinya memasuki musim baru.
Dortmund sendiri harus menerima kekalahan meski bermain di hadapan pendukungnya. Mereka sempat memberikan perlawanan pada babak kedua, tetapi dua gol Bayern pada babak pertama menjadi pembeda utama.
Susunan Pemain
Borussia Dortmund: Kobel; Gadou, Anton, Bensebaini; Ryerson (Sabitzer 73′), Bellingham, Nmecha (Veerman 63′), Svensson; Karetsas (Beier 62′), Inacio (Konstantelias 46′); Guirassy (Fabio Silva 63′).
Bayern Munich: Neuer; Stanisic (Davies 68′), Kim, Tah, Brown (Saibari 81′); Kimmich, Pavlovic; Olise, Laimer, Luis Diaz (Bischof 90+5′); Kane.
Buat kamu yang mengikuti persaingan sepak bola Jerman, kemenangan ini menjadi pembuka yang menarik. Bayern langsung mengangkat trofi, sementara Dortmund harus segera melakukan evaluasi sebelum menjalani kompetisi resmi dengan target yang lebih panjang.







