Liganesia – Laga Timnas Indonesia melawan Argentina pada FIFA Matchday 2023 masih menjadi salah satu pertandingan paling bersejarah bagi sepak bola nasional. Tak sedikit suporter yang berharap duel tersebut bisa kembali terulang dalam waktu dekat.
Namun, harapan itu tampaknya belum akan menjadi kenyataan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan sinyal bahwa federasi lebih tertarik menghadirkan lawan besar lainnya dibanding kembali menggelar pertandingan melawan Argentina.
Erick Thohir Isyaratkan Tak Prioritaskan Rematch
Saat ditanya mengenai peluang Timnas Indonesia menghadapi Argentina untuk kedua kalinya, Erick Thohir memberikan jawaban yang cukup tegas.
Menurutnya, menghadirkan lawan yang berbeda akan jauh lebih menarik bagi perkembangan Timnas Indonesia maupun antusiasme pecinta sepak bola Tanah Air. Karena itu, PSSI tidak menjadikan laga ulang melawan juara dunia tersebut sebagai prioritas utama.
Langkah ini menunjukkan bahwa federasi ingin memberikan pengalaman berbeda bagi skuad Garuda dengan menghadapi lebih banyak tim elite dunia.
Laga Indonesia Vs Argentina Masih Jadi Momen Bersejarah
Pertandingan Indonesia kontra Argentina pada Juni 2023 memang meninggalkan kesan mendalam. Saat itu, Argentina datang ke Jakarta dengan status juara dunia dan berhasil menarik perhatian publik dalam jumlah luar biasa.
Meski Lionel Messi tidak ikut tampil, tiket pertandingan tetap ludes dalam waktu singkat. Kehadiran pemain-pemain top seperti Emiliano Martinez, Julian Alvarez, hingga Enzo Fernandez sudah cukup membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno dipenuhi puluhan ribu penonton.
Laga tersebut juga menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia memiliki pasar yang sangat besar untuk pertandingan internasional bergengsi.
PSSI Ingin Datangkan Tim Elite Lain
Alih-alih kembali menghadirkan Argentina, PSSI kini membuka peluang mengundang negara kuat lain untuk menjalani laga persahabatan internasional.
Strategi ini dinilai lebih bermanfaat karena Timnas Indonesia bisa memperoleh pengalaman menghadapi berbagai gaya permainan dari negara-negara berbeda.
Selain meningkatkan kualitas tim, pertandingan melawan lawan kelas dunia juga dapat mendongkrak peringkat FIFA jika menghasilkan hasil positif.
Menghadapi tim dengan karakter berbeda akan menjadi bekal penting bagi skuad Garuda yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Fokus Timnas Indonesia Masih Padat
Sebelum memikirkan agenda FIFA Matchday berikutnya, Timnas Indonesia masih memiliki jadwal yang cukup padat.
Beberapa turnamen regional sudah menanti, termasuk Piala AFF 2026 dan ASEAN Cup 2026. Kompetisi tersebut menjadi fokus utama PSSI sekaligus kesempatan bagi pelatih untuk menjaga performa tim.
Karena itu, agenda mendatangkan tim besar diperkirakan baru akan dibahas lebih serius setelah seluruh turnamen tersebut selesai.
FIFA Matchday Maret 2027 Jadi Target
PSSI memberi sinyal bahwa peluang menghadirkan tim papan atas dunia kemungkinan baru diwujudkan pada FIFA Matchday Maret 2027.
Meski belum ada nama negara yang dipastikan, Erick Thohir menyebut federasi sedang mempertimbangkan berbagai opsi agar publik kembali mendapatkan pertandingan internasional yang berkualitas.
Jika rencana tersebut terealisasi, bukan tidak mungkin Timnas Indonesia kembali menghadapi salah satu raksasa sepak bola dunia.
Selain menjadi hiburan bagi suporter, laga seperti ini juga penting untuk mengukur perkembangan skuad Garuda saat menghadapi tim dengan level kompetisi tertinggi.
Dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat, pertandingan melawan negara elite dipastikan tetap menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam perjalanan Timnas Indonesia menuju level yang lebih tinggi.






