Liganesia – Rumor panas datang dari Premier League. Manchester United disebut-sebut tengah mengincar bek muda milik Arsenal yakni Myles Lewis-Skelly untuk diboyong ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas tahun 2026.
Langkah ini tidak terlepas dari kebutuhan MU yang ingin menambah kedalaman skuad di sektor bek kiri.
Saat ini, posisi tersebut memang masih diisi oleh Luke Shaw. Namun klub ingin menghadirkan pesaing sekaligus pelapis yang berkualitas.
Minim Menit Bermain, Karier Myles Lewis-Skelly Mulai Terancam
Musim ini bisa dibilang bukan periode terbaik bagi Myles Lewis-Skelly. Pemain berusia 19 tahun tersebut kesulitan untuk dapat menembus skuad utama Arsenal dan hanya mendapat menit bermain yang terbatas.
Di dalam tim, ia masih kalah bersaing dengan Riccardo Calafiori dan Piero Hincapie. Situasi ini tentu membuat perkembangannya sedikit terhambat, terutama di fase krusial kariernya sebagai pemain muda.
Kurangnya menit bermain juga berdampak langsung ke level internasional. Nama Lewis-Skelly mulai tersisih dari radar pelatih timnas Inggris yakni Thomas Tuchel yang kini lebih memilih pemain dengan jam terbang tinggi.
Persaingan Timnas Makin Gila
Peluang Myles Lewis-Skelly untuk tampil di Piala Dunia 2026 semakin menipis. Persaingan di posisi bek kiri Timnas Inggris semakin ketat dengan munculnya nama-nama seperti Lewis Hall dan Nico O’Reilly yang tampil lebih konsisten di klub masing-masing.
Tanpa menit bermain yang cukup, sulit bagi pemain muda seperti Lewis-Skelly untuk meyakinkan pelatih timnas bahwa dirinya layak untuk masuk skuad utama.
Posisi Tak Jelas Jadi Masalah
Legenda Inggris yakni Graeme Le Saux menilai salah satu faktor yang menghambat perkembangan Lewis-Skelly adalah ketidakjelasan peran di Arsenal.
Ia kerap dimainkan di beberapa posisi berbeda, mulai dari bek kiri hingga gelandang. Hal ini justru membuat penilaiannya menjadi kurang konsisten di mata pelatih tim nasional yang membutuhkan pemain dengan peran spesifik.
Selain itu, ritme pertandingan dan konsistensi performa dianggap sangat penting untuk membangun kepercayaan, terutama menjelang turnamen besar.
Sinyal Hengkang Semakin Kuat?
Eks striker Inggris yakni Darren Bent bahkan menilai opsi terbaik bagi Lewis-Skelly adalah meninggalkan Arsenal.
Menurutnya, sang pemain sebenarnya sempat menunjukkan potensi besar di awal kemunculannya. Namun situasi skuad yang semakin padat ditambah performa impresif pemain lain, akhirnya membuat jalannya ke tim utama semakin tertutup.
Apalagi jika Arsenal memutuskan untuk mempermanenkan Hincapie. Maka peluang bermain Lewis-Skelly diprediksi bakal semakin menipis.
MU Butuh Darah Segar di Sisi Kiri
Di sisi lain, Manchester United sedang dalam tren positif. Di bawah arahan pelatih interim Michael Carrick, performa MU meningkat drastis dan kini bersaing di papan atas klasemen.
Meski Luke Shaw tampil konsisten musim ini, namun kebutuhan akan rotasi pemain tetap jadi prioritas. Jadwal padat dan risiko cedera membuat MU perlu opsi tambahan yang siap pakai.
Solusi Transfer yang Ideal untuk Kedua Pihak
Jika transfer ini benar-benar terjadi, maka situasi ini bisa sangat menguntungkan bagi semua pihak.
Manchester United akan mendapatkan pemain muda potensial, sementara Myles Lewis-Skelly memperoleh kesempatan bermain lebih banyak untuk mengembangkan kariernya.
Kini, semua keputusan kembali pada sang pemain, ingin tetap bertahan dan berjuang di Arsenal atau mengambil langkah berani demi masa depan yang lebih cerah.






