Liganesia – Premier League musim 2025/2026 benar-benar menghadirkan drama besar di pekan terakhir. Tottenham Hotspur akhirnya berhasil mengamankan tempat di kasta tertinggi Liga Inggris untuk musim depan. Sementara West Ham United harus menerima kenyataan pahit karena harus terdegradasi ke Championship.
Kedua tim sebenarnya sama-sama meraih kemenangan pada laga penutup musim ini. Namun, hasil tersebut ternyata belum cukup untuk menyelamatkan The Hammers dari jurang degradasi.
Tottenham Lolos dari Zona Degradasi di Momen Krusial
Tottenham menjalani pertandingan hidup-mati saat menjamu Everton di Tottenham Hotspur Stadium pada Minggu malam, 24 Mei 2026 WIB. Dalam tekanan besar, Spurs sukses meraih kemenangan tipis 1-0.
Gol semata wayang dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Joao Palhinha pada menit ke-42. Gelandang asal Portugal tersebut memanfaatkan situasi sepak pojok untuk membobol gawang Everton setelah sempat membentur tiang pada percobaan pertama.
Gol tersebut menjadi penentu nasib Tottenham musim ini. Tambahan tiga poin membuat Spurs finis di posisi ke-17 klasemen akhir Premier League dengan mengoleksi 41 poin. Mereka hanya terpaut satu tingkat di atas zona degradasi dan berhasil bertahan secara dramatis.
Musim Buruk Bagi Tottenham Hotspur
Musim ini menjadi salah satu periode paling sulit bagi Tottenham dalam beberapa tahun terakhir. Klub asal London Utara tersebut sempat terjebak di papan bawah akibat performa yang tidak stabil sepanjang musim.
Pergantian strategi, inkonsistensi lini belakang, hingga masalah cedera pemain membuat Spurs kesulitan untuk bersaing. Bahkan, mereka beberapa kali berada di zona degradasi menjelang akhir kompetisi.
Beruntungnya, kemenangan penting atas Everton menjadi penyelamat yang membuat Tottenham tetap berada di Premier League pada musim depan.
Meski lolos dari degradasi, banyak pihak menilai Spurs wajib melakukan evaluasi besar-besaran jika tidak ingin kembali mengalami situasi serupa musim depan.
Meski Menang Besar, West Ham Tetap Terdegradasi
Di saat Tottenham berpesta karena bertahan, suasana berbeda justru terjadi di kubu West Ham United. The Hammers sebenarnya tampil cukup meyakinkan saat menghadapi Leeds United.
West Ham berhasil menang telak 3-0 lewat gol Taty Castellanos, Jarrod Bowen, dan Callum Wilson yang semuanya tercipta di babak kedua. Namun sayangnya, kemenangan tersebut tetap tidak mampu mengangkat posisi mereka keluar dari zona degradasi.
West Ham harus puas finis di peringkat ke-18 dengan torehan 39 poin, tertinggal dua angka dari Tottenham. Hasil itu memastikan klub asal London Timur tersebut turun kasta ke Championship pada musim depan.
West Ham Menyusul Burnley dan Wolves
Dengan hasil akhir ini, West Ham resmi menjadi tim ketiga yang terdegradasi dari Premier League musim 2025/2026.
Sebelumnya, Burnley dan Wolverhampton Wanderers sudah lebih dulu dipastikan turun kasta setelah gagal keluar dari papan bawah klasemen.
Turunnya West Ham cukup mengejutkan banyak penggemar sepak bola Inggris. Pasalnya, dalam beberapa musim terakhir mereka sempat tampil kompetitif bahkan mampu bersaing di kompetisi Eropa.
Namun performa inkonsisten sepanjang musim membuat mereka kesulitan untuk bangkit hingga akhirnya harus menerima kenyataan pahit karena harus bermain di Championship pada musim depan.
Premier League Musim Ini Benar-Benar Penuh Drama
Persaingan di papan bawah Premier League musim ini benar-benar berlangsung ketat hingga pekan terakhir. Selisih poin yang tipis membuat banyak tim harus berjuang sampai pertandingan terakhir demi menghindari degradasi.
Tottenham akhirnya menjadi tim yang paling beruntung setelah berhasil mengamankan kemenangan krusial di momen penting. Sebaliknya, West Ham harus membayar mahal buruknya performa mereka sepanjang musim.
Drama ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persaingan Premier League tidak hanya panas dalam perebutan gelar juara, tetapi juga sengit di zona degradasi.






