Liganesia – Performa Arsenal di ajang Liga Champions musim 2025/2026 sebenarnya terbilang cukup sempurna.
Namun di balik catatan gemilang tersebut, mulai muncul keraguan terhadap peluang The Gunners untuk melangkah hingga menjadi juara.
Keraguan tersebut bukan tanpa alasan. Meskipun punya skuad dengan talenta yang cukup mumpuni di atas lapangan, namun peforma Arsenal terlihat seperti biasa-biasa saja.
Rekor Kuat, Tapi Performa Mulai Dipertanyakan
Arsenal mencatatkan statistik yang cukup mengesankan sepanjang kompetisi Liga Champions berlangsung, yakni belum pernah kalah sekalipun.
Dari total 10 pertandingan, tim asal London Utara tersebut berhasil meraih sembilan kemenangan dan satu hasil imbang.
Dominasi tersebut terlihat jelas saat berada fase grup, di mana Arsenal tampil konsisten dan sulit untuk dihentikan. Namun saat memasuki fase gugur, performa mereka mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.
Pada babak 16 besar, Arsenal sempat tertahan 1-1 saat menghadapi Bayer Leverkusen di leg pertama. Meskipun pada akhirnya mampu memastikan tiket ke babak perempat final lewat kemenangan 2-0 di leg kedua, namun permainan mereka dinilai tidak lagi seganas saat berada di fase grup.
Indikasi Penurunan Performa
Pengamat sepak bola Spanyol yakni Julio Maldonado menyoroti adanya penurunan kualitas permainan Arsenal dibandingkan awal musim.
Hal ini terlihat jelas dari beberapa pertandingan domestik yang berjalan sulit, termasuk saat menghadapi Everton pada 15 Maret 2026 silam.
Dalam laga tersebut, Arsenal memang sukses meraih kemenangan. Namun The Gunners harus bekerja sangat keras untuk mengamankan tiga poin.
Kondisi tersebut tentunya menjadi sinyal bahwa stabilitas permainan mereka mulai goyah di momen krusial musim.
Peluang Masih Terbuka, Namun Tidak Terlalu Diunggulkan
Meski mengalami penurunan performa, peluang Arsenal di kompetisi Liga Champions musim 2025/2026 belum sepenuhnya tertutup.
Hasil undian yang relatif menguntungkan tentunya akan memberikan mereka jalan yang cukup terbuka menuju fase yang lebih jauh.
Di babak perempat final, Arsenal akan menghadapi Sporting CP. Jika mampu meraih kemenangan, mereka akan bertemu dengan salah satu klub raksasa Spanyol, yakni Barcelona atau Atletico Madrid.
Namun dengan performa yang dinilai mulai menurun, Arsenal kini tidak lagi menjadi favorit utama dalam perburuan gelar juara.
Peluang untuk menjadi juara memang masih terbuka, namun Arsenal harus segera menemukan kembali konsistensi permainan terbaik jika ingin mengangkat trofi Liga Champions musim ini.
Ujian Sesungguhnya di Depan Mata
Babak perempat final akan menjadi ujian nyata bagi Arsenal. Laga tersebut bukan hanya soal hasil, tetapi juga pembuktian apakah mereka masih layak disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Jika mampu bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya, Arsenal masih punya peluang untuk menciptakan sejarah baru.
Karena hingga saat ini, mereka belum sekalipun mengangkat trofi Liga Champions. Jika musim ini gagal, maka mereka harus kembali berpuasa hingga musim berikutnya.






