FIFA Dikabarkan Ingin Lepas Sebagian Kepemilikan Piala Dunia, UEFA Beri Penolakan Keras

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AFP/OZAN KOSE

i

Foto: AFP/OZAN KOSE

Liganesia – Wacana baru yang melibatkan FIFA kembali memicu perdebatan di dunia sepak bola internasional. Organisasi sepak bola dunia itu dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah besar dengan membuka peluang masuknya investor swasta dalam pengelolaan Piala Dunia melalui pembentukan perusahaan baru.

Rencana tersebut langsung menuai respons negatif dari UEFA. Federasi sepak bola Eropa itu menilai gagasan tersebut berpotensi mengubah tata kelola sepak bola dunia dan membuka jalan bagi kepentingan bisnis yang dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai olahraga.

FIFA Disebut Menyiapkan Perusahaan Baru

Laporan yang beredar menyebut Presiden FIFA Gianni Infantino sedang menyiapkan sebuah proposal untuk membentuk entitas baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE).

Perusahaan tersebut dirancang untuk mengelola berbagai turnamen unggulan FIFA, termasuk Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub. Meski FIFA tetap menjadi pemegang saham mayoritas, sebagian kepemilikan perusahaan disebut akan ditawarkan kepada investor swasta.

Nilai investasi yang dibidik diperkirakan mencapai sekitar US$20 miliar atau setara lebih dari Rp362 triliun.

Investor Swasta Berpotensi Masuk

Masuknya investor ke dalam pengelolaan kompetisi paling bergengsi FIFA menjadi perhatian banyak pihak.

Dalam laporan yang beredar, sejumlah tokoh yang memiliki kedekatan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan disebut ikut dimintai masukan mengenai proposal tersebut.

Jika skema ini benar-benar diwujudkan, sebagian pengelolaan turnamen FIFA dapat berada di bawah perusahaan komersial, bukan sepenuhnya di bawah organisasi nirlaba seperti selama ini.

UEFA Menilai Langkah Itu Berbahaya

UEFA menjadi pihak pertama yang menyampaikan penolakan secara terbuka.

Melalui pernyataan resminya, federasi tersebut menilai pembentukan perusahaan swasta untuk mengelola kompetisi internasional telah melewati batas yang seharusnya tidak dilakukan oleh lembaga pengatur sepak bola.

Baca Juga:  Link Live Streaming Yordania Vs Aljazair Hari Ini, Selasa 23 Juni 2026

UEFA juga menyebut isu ini bukan hanya menyangkut organisasi sepak bola, tetapi juga kepentingan asosiasi nasional, klub, liga, pemain, pendukung, hingga pemerintah di berbagai negara.

Transparansi Jadi Sorotan

Selain menolak konsep penjualan saham, UEFA juga mempertanyakan transparansi dari rencana tersebut.

Federasi Eropa itu menegaskan bahwa belum ada penjelasan yang jelas mengenai siapa pihak yang akan memperoleh keuntungan finansial apabila investor swasta masuk ke dalam pengelolaan Piala Dunia.

Menurut UEFA, sepak bola bukan aset komersial yang dapat diperjualbelikan tanpa mempertimbangkan kepentingan seluruh ekosistem olahraga tersebut.

Piala Dunia Jadi Sumber Pendapatan Terbesar FIFA

Besarnya nilai ekonomi Piala Dunia menjadi alasan mengapa kompetisi ini menarik perhatian investor.

Pada penyelenggaraan Piala Dunia 2026, FIFA dilaporkan berhasil membukukan pendapatan sekitar US$15 miliar. Angka tersebut meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan edisi sebelumnya dan menjadi rekor baru bagi organisasi tersebut.

Dengan nilai ekonomi sebesar itu, tidak mengherankan apabila muncul berbagai wacana untuk mengembangkan model bisnis baru.

Masa Depan Wacana Masih Belum Jelas

Hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai kelanjutan pembentukan FIFA Forward Enterprise maupun rencana penjualan sebagian sahamnya kepada investor.

Namun, penolakan keras dari UEFA diperkirakan akan membuat pembahasan proposal tersebut semakin menjadi sorotan. Jika benar dilanjutkan, FIFA kemungkinan harus menghadapi diskusi panjang dengan berbagai pemangku kepentingan di dunia sepak bola sebelum mengambil keputusan akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Donald Trump Buka Suara Soal Topi yang Dipakai Ferran Torres Saat Perayaan Juara Piala Dunia 2026
Bikin Haru, Pedro Porro Persembahkan Medali Juara Piala Dunia 2026 untuk Sang Kakek
Meksiko Dipuji Jadi Tuan Rumah Terbaik Piala Dunia 2026
Spanyol Jadi Raja Baru di Ranking FIFA, Argentina Tergusur
Madrid Membara! Parade Juara Piala Dunia Spanyol Disambut Lautan Suporter
Boikot Final Piala Dunia, Ini Penyebab Presiden UEFA Geram ke FIFA
Resmi! Rudi Garcia Tinggalkan Belgia Usai Piala Dunia 2026
Dani Olmo Siap Tantang Messi di Final Piala Dunia 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:35 WIB

FIFA Dikabarkan Ingin Lepas Sebagian Kepemilikan Piala Dunia, UEFA Beri Penolakan Keras

Senin, 27 Juli 2026 - 01:39 WIB

Donald Trump Buka Suara Soal Topi yang Dipakai Ferran Torres Saat Perayaan Juara Piala Dunia 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:15 WIB

Bikin Haru, Pedro Porro Persembahkan Medali Juara Piala Dunia 2026 untuk Sang Kakek

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:40 WIB

Meksiko Dipuji Jadi Tuan Rumah Terbaik Piala Dunia 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:35 WIB

Spanyol Jadi Raja Baru di Ranking FIFA, Argentina Tergusur

Berita Terbaru

Foto: Codef.id

Advertorial

Branding: Manfaatkan Fotografer & Web Profile Tim Sport Anda

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:54 WIB