LIGANESIA – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan karakter dan kekuatan skuad yang diasuhnya. Keyakinan tersebut kembali terbayar setelah Giallorossi menaklukkan Genoa dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Italia.
Bermain di Stadion Olimpico, Roma, berhasil mengamankan tiga poin melalui gol Santiago Castro dan Emanuelle Lulli. Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena tuan rumah harus bekerja keras untuk membongkar pertahanan Genoa.
Roma mengalami kebuntuan sepanjang babak pertama. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, tim besutan Gasperini itu kesulitan menemukan celah untuk menciptakan gol.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50 melalui aksi Castro. Gol tersebut menjadi titik balik bagi Roma untuk tampil lebih leluasa dalam melancarkan serangan.
Setelah unggul, Roma terus berusaha menjaga kendali permainan hingga akhirnya Lulli memastikan kemenangan lewat gol tambahan. Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.
Gasperini mengakui bahwa pertandingan tersebut memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Menurutnya, Roma membutuhkan momen istimewa untuk memecah kebuntuan dan memastikan kemenangan.
“Saya mengenal grup ini dan tidak pernah meragukan kekuatan karakter mereka, tetapi ini tetap pertandingan yang rumit dan kami membutuhkan momen keajaiban ini untuk memecah kebuntuan,” kata Gasperini, dikutip dari Football Italia.
Roma Terus Menjaga Konsistensi
Kemenangan atas Genoa memperpanjang catatan positif Roma di Liga Italia. Mereka belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan awal, dengan rincian lima kemenangan dan dua hasil imbang.
Hasil tersebut membawa Roma mengoleksi 17 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara. Mereka hanya terpaut dua poin dari Inter Milan dan Lazio yang berada di atasnya.
Catatan itu menunjukkan bahwa Roma mampu menjaga konsistensi di tengah ketatnya persaingan papan atas. Bagi Gasperini, karakter pemain menjadi salah satu faktor penting yang membantu tim melewati pertandingan sulit seperti saat menghadapi Genoa.
Pelatih tersebut juga mengaku terkesan dengan momen yang membuka jalan bagi kemenangan timnya. Ia bahkan menilai aksi tersebut terlihat semakin mengesankan ketika disaksikan melalui rekaman video.
“Terlihat spektakuler dari garis lapangan (pinggir lapangan), tetapi di video saya bisa melihatnya bahkan lebih bagus lagi,” ujar Gasperini.
Pernyataan itu menggambarkan betapa pentingnya momen tersebut dalam pertandingan yang sebelumnya berjalan alot. Roma akhirnya mampu mengubah situasi sulit menjadi kemenangan berharga.
Bangkit Setelah Kekalahan dari Real Madrid
Kemenangan atas Genoa juga menjadi respons positif Roma setelah mengalami kekalahan dalam pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid pada tengah pekan sebelumnya.
Bermain di kandang sendiri, Roma harus mengakui keunggulan wakil Spanyol tersebut dengan skor 3-4. Kekalahan dalam pertandingan dengan tujuh gol itu tentu menjadi hasil yang mengecewakan bagi Giallorossi.
Namun, Roma mampu segera mengalihkan fokus ke kompetisi domestik dan kembali meraih hasil maksimal. Respons tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk mempertahankan posisi di papan atas Liga Italia.
Dengan kompetisi yang masih panjang, Roma perlu menjaga konsistensi sekaligus meningkatkan efektivitas serangan, terutama ketika menghadapi lawan yang mampu bertahan dengan disiplin.
Keyakinan Gasperini terhadap karakter skuadnya kini mendapat dukungan dari hasil di lapangan. Kemenangan atas Genoa tidak hanya memberikan tambahan tiga poin, tetapi juga memperkuat posisi Roma dalam persaingan papan atas Liga Italia.







