Casemiro Bongkar Kebiasaan Unik Carlo Ancelotti Saat Laga Panas Brasil

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Goal

i

Foto: Goal

Liganesia – Carlo Ancelotti kembali menjadi sorotan publik sepak bola dunia. Pelatih asal Italia yang kini menangani Timnas Brasil itu dikenal sebagai sosok tenang, dingin, dan sulit panik dalam situasi apa pun.

Bahkan ketika pertandingan sedang panas dan penuh tekanan, Ancelotti tetap terlihat santai seolah tidak ada masalah besar yang terjadi.

Baru-baru ini, gelandang Brasil sekaligus mantan anak asuhnya di Real Madrid, Casemiro, membagikan cerita menarik tentang bagaimana karakter asli Ancelotti di ruang ganti Tim Samba.

Cerita tersebut langsung mencuri perhatian penggemar sepak bola karena menunjukkan sisi unik dari salah satu pelatih tersukses di dunia.

Carlo Ancelotti Masih Jadi Sosok Paling Kalem

Dalam sebuah podcast bersama legenda Manchester United, Rio Ferdinand, Casemiro mengungkap bahwa Carlo Ancelotti tidak berubah sedikit pun sejak melatih Real Madrid dulu.

Meski kini berada di lingkungan sepak bola Amerika Selatan yang terkenal penuh emosi, Don Carlo tetap tampil santai dan kalem.

Menurut Casemiro, gaya kepelatihan Ancelotti memang berbeda dibanding banyak pelatih lain yang sering berteriak atau emosional di ruang ganti.

Pelatih berusia 66 tahun itu justru lebih memilih menciptakan suasana tenang agar pemain bisa berpikir jernih saat pertandingan berlangsung.

Sikap itulah yang membuat banyak pemain merasa nyaman bekerja di bawah arahannya. Tidak heran jika hampir semua mantan anak asuh Ancelotti selalu memberikan respek tinggi kepada dirinya.

Cerita Ruang Ganti Brasil yang Bikin Heboh

Momen menarik itu terjadi saat Brasil menghadapi Paraguay dalam laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL.

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi karena kemenangan sangat dibutuhkan untuk menjaga peluang lolos ke putaran final.

Brasil saat itu unggul 1-0 lewat gol Vinicius Junior di babak pertama. Namun suasana di ruang ganti saat turun minum ternyata cukup panas. Para pemain saling berdiskusi dan berdebat soal strategi agar bisa mempertahankan keunggulan di babak kedua.

Di tengah situasi serius tersebut, Carlo Ancelotti justru memberikan respons yang tidak terduga.

Alih-alih ikut terbawa emosi, Ancelotti malah meminta para pemain menunggu sebentar karena dirinya ingin keluar lebih dulu. Respons santainya itu langsung membuat suasana ruang ganti berubah dan para pemain pun tertawa.

Cerita tersebut menunjukkan bagaimana Ancelotti mampu meredakan ketegangan dengan cara sederhana. Bukan dengan marah-marah, tetapi lewat ketenangan yang membuat pemain kembali fokus.

Gaya Kepelatihan Ancelotti Memang Berbeda

Carlo Ancelotti memang sejak lama dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan humanis. Ia bukan tipe pelatih yang suka menciptakan tekanan berlebihan kepada pemainnya. Sebaliknya, Ancelotti lebih mengutamakan komunikasi dan rasa percaya kepada skuad yang ia tangani.

Baca Juga:  Apa Itu False 9? Yuk Ketahui Cara Kerja dan Keunggulannya di Lapangan

Pendekatan tersebut terbukti sukses sepanjang kariernya. Ancelotti menjadi salah satu pelatih paling berprestasi di Eropa setelah sukses memenangkan berbagai trofi bersama klub besar seperti AC Milan, Chelsea, Paris Saint-Germain, Bayern Munchen, hingga Real Madrid.

Keberhasilannya bukan hanya soal taktik, tetapi juga kemampuan menjaga mental pemain tetap stabil di laga besar.

Banyak pemain top dunia seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Luka Modric, hingga Vinicius Junior pernah mengakui bahwa Ancelotti punya kemampuan spesial dalam mengelola ruang ganti.

Timnas Brasil Punya Harapan Besar

Kehadiran Carlo Ancelotti di kursi pelatih Timnas Brasil membawa harapan baru bagi publik sepak bola Negeri Samba.

Brasil memang memiliki sejarah besar di Piala Dunia, tetapi dalam beberapa edisi terakhir mereka gagal memenuhi ekspektasi.

Federasi Sepak Bola Brasil melihat Ancelotti sebagai sosok ideal untuk mengembalikan kejayaan Tim Samba. Pengalaman panjangnya di level tertinggi dianggap bisa membantu Brasil tampil lebih matang dan stabil di turnamen besar.

Selain itu, hubungan baik Ancelotti dengan sejumlah pemain Brasil yang pernah dilatihnya di Real Madrid menjadi keuntungan tersendiri.

Adaptasi tim diyakini akan berjalan lebih cepat karena banyak pemain sudah memahami karakter kepelatihannya.

Kebiasaan Merokok Ancelotti Masih Jadi Sorotan

Di balik kesuksesannya sebagai pelatih elite dunia, Carlo Ancelotti juga dikenal memiliki kebiasaan yang cukup ikonik, yaitu merokok. Kebiasaan tersebut sebenarnya sudah lama diketahui publik sepak bola internasional.

Meski begitu, hal itu tidak pernah mengganggu profesionalismenya sebagai pelatih. Bahkan banyak pemain justru menganggap kebiasaan tersebut bagian dari karakter santai Ancelotti yang sulit ditemukan pada pelatih lain.

Bagi sebagian orang, sikap tenang dan kebiasaannya itu justru membuat Ancelotti terlihat semakin karismatik di pinggir lapangan.

Ancelotti dan Misi Besar di Piala Dunia 2026

Kini fokus terbesar Carlo Ancelotti bersama Timnas Brasil adalah membawa negara tersebut kembali berjaya di Piala Dunia 2026.

Dengan materi pemain muda berbakat seperti Vinicius Junior, Rodrygo, Endrick, hingga pengalaman Casemiro, Brasil dinilai punya peluang besar menjadi kandidat juara.

Namun tantangan tentu tidak mudah. Persaingan di sepak bola modern semakin ketat dan Brasil harus mampu tampil konsisten jika ingin kembali mengangkat trofi paling bergengsi di dunia.

Meski begitu, banyak penggemar percaya tangan dingin Carlo Ancelotti bisa menjadi pembeda. Ketika pelatih lain sibuk panik di tengah tekanan, Ancelotti justru tetap santai dan berpikir dingin. Dan mungkin, itulah kekuatan terbesar yang dimilikinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pecah Sudah Penantian Selama 44 Tahun! Aston Villa Akhirnya Kembali Angkat Trofi Eropa
Apa yang Bikin Lionel Messi Jadi GOAT? Ini Perjalanan Lengkap Sang Legenda
Dari Akademi Barcelona Hingga Raja Eropa, Ini Kisah Pep Guardiola yang Ubah Sepakbola Modern
Apa Itu False 9? Yuk Ketahui Cara Kerja dan Keunggulannya di Lapangan
Daftar 5 Klub Terbaik Dunia Tahun 2026, Siapa Nomor 1?
10 Klub Sepakbola Tertua di Dunia, Sudah Tahu?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:00 WIB

Pecah Sudah Penantian Selama 44 Tahun! Aston Villa Akhirnya Kembali Angkat Trofi Eropa

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

Casemiro Bongkar Kebiasaan Unik Carlo Ancelotti Saat Laga Panas Brasil

Minggu, 26 April 2026 - 09:00 WIB

Apa yang Bikin Lionel Messi Jadi GOAT? Ini Perjalanan Lengkap Sang Legenda

Sabtu, 25 April 2026 - 10:00 WIB

Dari Akademi Barcelona Hingga Raja Eropa, Ini Kisah Pep Guardiola yang Ubah Sepakbola Modern

Jumat, 24 April 2026 - 23:30 WIB

Apa Itu False 9? Yuk Ketahui Cara Kerja dan Keunggulannya di Lapangan

Berita Terbaru