Dari Legenda Jadi Pelatih, Vincent Kompany Berpeluang Kembali ke Manchester City

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Vincent Kompany (Sumber: Reuters)

i

Foto: Vincent Kompany (Sumber: Reuters)

Liganesia – Manchester City dikabarkan mulai menyusun rencana jangka panjang untuk mencari pengganti Pep Guardiola.

Meski kontrak sang pelatih masih berlaku hingga musim panas 2027 mendatang, namun pihak manajemen klub tampaknya tidak ingin kecolongan dalam menyiapkan era berikutnya.

Selama hampir satu dekade, Pep Guardiola telah membawa Manchester City ke level yang sangat luar biasa dengan koleksi trofi yang nyaris lengkap, mulai dari trofi Premier League hingga Liga Champions.

Nama-Nama Kandidat Pengganti Pep Guardiola Mulai Bermunculan

Sejumlah nama pelatih muda langsung dikaitkan dengan kursi panas di Etihad Stadium. Di antaranya ada Xabi Alonso, Enzo Maresca, hingga sosok yang paling mencuri perhatian yakni Vincent Kompany.

Khusus untuk Vincent Kompany, ada faktor emosional yang membuatnya terasa sebagai kandidat yang paling ideal untuk dipertimbangkan.

Ia bukan sosok asing, melainkan legenda klub yang pernah menjadi kapten dan ikon kejayaan Manchester City di era modern.

Vincent Kompany Jadi Favorit, Tapi Belum Bisa Didekati

Meski namanya terus menguat, namun peluang Manchester City untuk mendatangkan Vincent Kompany dalam waktu dekat terbilang sangat kecil.

Saat ini, Vincent Kompany masih terikat kontrak jangka panjang bersama Bayern Munchen hingga tahun 2029 mendatang.

Situasi makin rumit karena tidak adanya klausul pelepasan dalam kontraknya. Itu artinya, Manchester City tidak punya jalan pintas untuk memboyong pelatih asal Belgia tersebut.

Baca Juga:  Real Madrid Dihantam Masalah Jelang Duel Lawan Man City! Vinicius Jadi Tumpuan, Mampukah Los Blancos Bertahan?

Sejak bergabung dengan Bayern Munchen pada musim panas tahun 2024/2025 silam, Vincent Kompany telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.

Ia sukses mempersembahkan gelar domestik dan membangun hubungan yang solid dengan manajemen klub Jerman tersebut.

Manchester City Pilih Sabar, Fokus untuk Jangka Panjang

Tidak ingin terburu-buru, Manchester City akan lebih sabar dan menunggu momen yang tepat bahkan hingga kontrak Kompany di Munchen berakhir.

Langkah ini menunjukkan bahwa Manchester City tidak sekadar mencari pelatih saja, tetapi mencari sosok yang benar-benar cocok untuk proyek jangka panjang.

Faktor Legenda Jadi Nilai Tambah

Tidak bisa dipungkiri, status Vincent Kompany sebagai legenda Manchester City tentunya jadi nilai plus yang cukup diperhitungkan.

Selama periode 2008 hingga 2019, ia mencatat ratusan penampilan dan menjadi kapten yang membawa klub meraih berbagai trofi domestik, termasuk beberapa gelar Premier League.

Pengalaman tersebut tentu membuat dirinya dianggap memahami DNA klub, sesuatu yang sangat penting untuk menjaga kesinambungan kesuksesan Manchester City di masa depan.

Sebelum benar-benar kembali ke Etihad Stadium sebagai pelatih, Kompany masih punya tugas besar di Bayern Munchen.

Performanya bersama Die Roten akan menjadi bahan penilaian utama bagi Manchester City. Jika dirinya mampu menunjukkan konsistensi dan meraih kesuksesan, bukan tidak mungkin Kompany akan jadi pilihan utama untuk melanjutkan era keemasan yang ditinggalkan oleh Guardiola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Daftar 5 Wakil Inggris di Liga Champions 2026/2027
Kalah dari Aston Villa, Manchester City Akhiri Musim dengan Hasil Mengecewakan
Tottenham Selamat dari Degradasi, West Ham Turun ke Championship
Hull City Akhirnya Kembali ke Premier League Setelah Penantian 9 Tahun
Penantian Panjang Selama 22 Tahun Telah Berakhir, Arsenal Resmi Menjadi Juara Premier League 2025/2026
Arsenal Kalah Selisih Gol dari Manchester City, Mikel Arteta: yang Penting Menang!
Jadwal Pertandingan Liga Inggris Pekan Ke-37: 16 – 20 Mei 2026
Singgung Gol Bola Mati dan VAR, Peter Schmeichel Sebut Arsenal Tak Layak Berada di Puncak Klasemen Liga Inggris
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:30 WIB

Daftar 5 Wakil Inggris di Liga Champions 2026/2027

Senin, 25 Mei 2026 - 02:30 WIB

Kalah dari Aston Villa, Manchester City Akhiri Musim dengan Hasil Mengecewakan

Senin, 25 Mei 2026 - 02:00 WIB

Tottenham Selamat dari Degradasi, West Ham Turun ke Championship

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:30 WIB

Hull City Akhirnya Kembali ke Premier League Setelah Penantian 9 Tahun

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:00 WIB

Penantian Panjang Selama 22 Tahun Telah Berakhir, Arsenal Resmi Menjadi Juara Premier League 2025/2026

Berita Terbaru

Kai Havertz (Foto: Getty Images Sport)

Liga Champions

Kai Havertz Ukir Rekor Langka di Final Liga Champions

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:00 WIB

Marc Marquez (Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images)

MotoGP

Marc Marquez Akui Belum Fit 100 Persen di MotoGP Italia 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:30 WIB