Liganesia – Manchester United kembali mendapatkan kesempatan tampil di Liga Champions setelah dua musim absen dari kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa tersebut. Namun, perjalanan Setan Merah musim ini diprediksi tidak akan mudah.
MU akan menjalani format fase liga Liga Champions 2026/2027 dengan menghadapi sejumlah lawan tangguh dari berbagai negara. Bahkan, ada prediksi yang menyebut tim asuhan Michael Carrick tersebut berpotensi gagal melanjutkan perjalanan ke fase knockout.
Manchester United sebelumnya tidak tampil di Liga Champions pada musim 2024/2025 dan 2025/2026. Kembalinya mereka tentu menjadi momentum penting, tetapi hasil undian membuat tantangan yang menanti cukup berat.
Delapan Lawan Menanti MU
Berdasarkan hasil undian, Manchester United akan menghadapi Bayern Munich, RB Leipzig, Atletico Madrid, Villarreal, AS Roma, Como 1907, Sporting CP, dan Sabah FK.
Komposisi tersebut mempertemukan MU dengan klub-klub dari sejumlah liga besar Eropa. Bayern dan Leipzig menjadi wakil Jerman yang akan dihadapi, sedangkan Atletico Madrid serta Villarreal mewakili Spanyol.
Dari Italia, MU akan berhadapan dengan Roma dan Como 1907. Sporting CP menjadi lawan dari Portugal, sementara Sabah FK merupakan wakil Azerbaijan.
Dengan banyaknya pertandingan yang harus dijalani, konsistensi akan menjadi salah satu faktor penting. MU tidak hanya dituntut tampil bagus ketika menghadapi klub besar, tetapi juga wajib mengamankan poin dari pertandingan yang secara teori lebih memungkinkan untuk dimenangkan.
Bayern dan Atletico Jadi Ujian Berat
Dua nama yang langsung menarik perhatian adalah Bayern Munich dan Atletico Madrid.
Bayern merupakan salah satu kekuatan tradisional sepak bola Eropa. Menghadapi klub seperti Bayern berarti MU harus mampu bertahan dari tekanan sekaligus memanfaatkan setiap peluang yang didapat.
Atletico Madrid juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Klub asal Spanyol tersebut dikenal sebagai tim yang mampu menyulitkan lawan melalui permainan disiplin dan karakter kompetitif yang kuat.
Selain dua klub tersebut, RB Leipzig dan Villarreal juga dapat menjadi lawan yang menyulitkan. Artinya, MU tidak memiliki banyak pertandingan yang benar-benar bisa dianggap mudah.
MU Harus Membagi Fokus
Salah satu persoalan yang diperkirakan dapat mengganggu perjalanan MU adalah padatnya jadwal.
Manchester United bukan hanya bertanding di Liga Champions. Mereka juga harus menjaga performa di kompetisi domestik, terutama Premier League yang memiliki persaingan ketat.
Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi sangat penting. Pemain utama tidak mungkin terus bermain dalam intensitas tinggi sepanjang musim tanpa risiko kelelahan atau cedera.
Bruno Fernandes menjadi salah satu pemain yang mendapat sorotan. Gelandang asal Portugal tersebut selama ini menjadi figur penting dalam permainan MU. Beban pertandingan yang terlalu besar berpotensi memengaruhi performanya jika tidak diatur dengan baik.
Tiga Gelandang Baru Masih Butuh Waktu
Manchester United memang telah melakukan pembenahan di lini tengah dengan mendatangkan sejumlah pemain baru.
Tiga gelandang yang disebut dalam skuad adalah Santos, Youri Tielemans, dan Carlos Baleba. Kehadiran mereka memberikan opsi tambahan bagi Carrick untuk melakukan rotasi.
Namun, pemain baru membutuhkan waktu untuk memahami sistem permainan, karakter rekan setim, serta tuntutan pertandingan di level tertinggi.
Adaptasi tersebut bisa menjadi persoalan apabila MU langsung dihadapkan dengan jadwal pertandingan yang sangat padat. Carrick harus menemukan kombinasi terbaik tanpa mengorbankan keseimbangan tim.
Como Juga Bisa Jadi Ancaman
Nama Como 1907 mungkin tidak sebesar Bayern atau Atletico Madrid, tetapi klub asal Italia tersebut justru menjadi salah satu lawan yang patut diperhatikan.
Como sedang menunjukkan perkembangan menarik di bawah arahan Cesc Fabregas. Permainan mereka membuat klub tersebut tidak bisa dipandang hanya berdasarkan reputasi masa lalu.
MU harus berhati-hati ketika menghadapi tim seperti Como. Pertandingan melawan klub yang secara nama lebih kecil justru dapat menjadi jebakan apabila pemain Manchester United kehilangan konsentrasi.
Sementara itu, Sporting CP dan Roma juga berpotensi memberikan ujian tersendiri. Keduanya memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa dan dapat memanfaatkan kelemahan lawan.
Ini Jadwal MU di Fase Liga
Manchester United akan memainkan empat pertandingan kandang dan empat pertandingan tandang.
Di Old Trafford, MU dijadwalkan menghadapi:
- Bayern Munich
- AS Roma
- RB Leipzig
- Sabah FK
Sementara empat pertandingan tandang akan mempertemukan MU dengan:
- Atletico Madrid
- Sporting CP
- Villarreal
- Como 1907
Dukungan publik Old Trafford tentu bisa menjadi modal penting. MU perlu memaksimalkan pertandingan kandang dengan mengumpulkan poin sebanyak mungkin sebelum menjalani laga tandang yang lebih sulit.
Prediksi MU Bisa Gagal Lanjut
The Sporting News memprediksi Manchester United tidak akan mampu menembus fase knockout Liga Champions musim ini.
Prediksi tersebut tidak terlepas dari kombinasi lawan yang harus dihadapi, jadwal padat, serta kebutuhan Carrick untuk membangun keseimbangan skuad. MU memang memiliki pemain berkualitas, tetapi perjalanan di Liga Champions membutuhkan konsistensi dalam delapan pertandingan fase liga.
Jika hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan, MU bisa berada dalam posisi sulit untuk melanjutkan perjalanan.
Bagi kamu yang mengikuti kiprah Setan Merah, musim ini tentu menarik untuk dinantikan. Setelah dua tahun tidak tampil di Liga Champions, MU harus membuktikan bahwa mereka memang sudah kembali menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa.
Carrick pun menghadapi tantangan untuk menentukan prioritas ketika jadwal mulai padat. Jika persaingan di Premier League semakin ketat sementara perjalanan Liga Champions menguras tenaga, MU mungkin harus membuat keputusan strategis mengenai fokus utama mereka.
Dengan lawan seperti Bayern Munich, Atletico Madrid, Leipzig, hingga Como, jalan Manchester United menuju fase knockout jelas tidak akan mudah. Namun, prediksi hanyalah prediksi. Jawaban sebenarnya baru akan terlihat setelah Setan Merah menjalani pertandingan demi pertandingan di Liga Champions 2026/2027.








