Liganesia – Marc Marquez mengakui dirinya belum mampu tampil maksimal pada Sprint Race MotoGP Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello.
Meski berhasil finis di posisi kelima, pebalap asal Spanyol tersebut merasa performanya masih jauh dari level terbaik yang selama ini dikenal publik MotoGP.
Balapan di Mugello menjadi salah satu momen penting bagi Marquez setelah menjalani masa pemulihan pasca operasi bahu dan kaki.
Selain itu, ia juga masih berusaha mengembalikan kekuatan tangan yang sempat terganggu akibat masalah saraf.
Marc Marquez Kesulitan Jaga Performa dalam Durasi Balapan
Marquez menjelaskan bahwa kendala terbesar yang ia alami bukan saat menjalani satu putaran cepat, melainkan ketika harus mempertahankan kecepatan dalam banyak lap secara beruntun.
Dalam sesi kualifikasi, ia masih mampu mencatatkan waktu kompetitif. Namun saat memasuki simulasi balapan dan Sprint Race sesungguhnya, kondisi fisiknya belum cukup kuat untuk mempertahankan ritme tinggi sepanjang lomba.
Penurunan energi menjadi faktor utama yang membatasi performanya. Karena itu, Marquez memilih untuk tidak memaksakan diri mengendarai motor di batas maksimal sejak awal balapan.
Marc Marquez Terpaksa Pakai Strategi Bertahan
Menyadari keterbatasan fisiknya, Marquez menerapkan strategi yang lebih realistis di Mugello. Ia berusaha mengatur tenaga agar tetap kompetitif hingga lap terakhir.
Pendekatan tersebut terbukti cukup efektif. Meski tidak mampu bersaing memperebutkan podium, ia tetap berhasil mengamankan posisi lima besar dan mengumpulkan poin penting.
Bagi pebalap yang baru kembali dari proses pemulihan panjang, hasil tersebut menjadi sinyal positif bahwa progres kondisinya mulai bergerak ke arah yang lebih baik.
Kondisi Tangan Marc Marquez Mulai Membaik
Di balik hasil yang belum sempurna, Marquez menemukan perkembangan yang cukup menggembirakan. Salah satu masalah yang sebelumnya mengganggunya mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Setelah menyelesaikan Sprint Race, ia sudah bisa melakukan aktivitas sederhana seperti menulis catatan balapan tanpa mengalami getaran berlebihan pada tangannya.
Perkembangan ini menjadi indikator bahwa proses pemulihan saraf yang dijalaninya mulai membuahkan hasil. Meski masih kehilangan banyak energi saat balapan, rasa sakit yang sebelumnya dirasakan sudah jauh berkurang.
Fokus Menuju Balapan Utama
Dengan kondisi yang terus membaik, Marquez kini mengalihkan fokus ke balapan utama MotoGP Italia 2026.
Tantangan terbesar tetap sama, yaitu menjaga stamina dan performa sepanjang race yang memiliki jumlah lap lebih banyak dibanding Sprint Race.
Jika proses pemulihannya berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Marquez perlahan kembali menjadi ancaman bagi para rivalnya di papan atas MotoGP musim ini.






