Liganesia – Perjalanan mengejutkan Bodo/Glimt di Liga Champions musim 2025/2026 kembali berlanjut. Klub asal Norwegia tersebut tampil luar biasa saat menghadapi Sporting Lisbon pada leg pertama babak 16 besar dan berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.
Hasil tersebut membuat Bodo/Glimt berada dalam posisi yang sangat menguntungkan sebelum menjalani leg kedua di Lisbon. Dengan keunggulan agregat yang cukup besar, peluang mereka untuk menembus babak perempat final kini terbuka lebar.
Sejak awal pertandingan, duel berlangsung dengan intensitas tinggi. Sporting mencoba mengambil inisiatif serangan, namun efektivitas dan disiplin permainan Bodo/Glimt menjadi faktor pembeda yang menentukan jalannya laga.
Penalti Sondre Brunstad Fet Jadi Titik Balik
Gol pertama dalam pertandingan ini lahir pada menit ke-32 melalui titik penalti yang dieksekusi dengan tenang oleh Sondre Brunstad Fet.
Pelanggaran di dalam kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih dan memberi peluang emas bagi tuan rumah. Fet menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Bodo/Glimt unggul lebih dulu.
Gol tersebut memberikan dorongan kepercayaan diri bagi tim tuan rumah. Setelah unggul, permainan Bodo/Glimt menjadi lebih berani dan mereka mulai mendominasi jalannya pertandingan.
Di sisi lain, Sporting Lisbon mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan. Namun lini belakang Bodo/Glimt tampil sangat disiplin sehingga serangan tim tamu sulit berkembang.
Gol Tambahan Mengunci Dominasi Bodo/Glimt
Menjelang babak pertama berakhir, Bodo/Glimt berhasil memperlebar keunggulan. Pada menit 45+1, Ole Didrik Blomberg mencetak gol kedua setelah memanfaatkan serangan cepat yang diawali intersepsi Fet di lini tengah.
Gol ini membuat tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman sekaligus meningkatkan tekanan bagi Sporting.
Memasuki babak kedua, Bodo/Glimt tidak mengendurkan permainan. Mereka tetap menjaga intensitas dan terus mencari celah di pertahanan lawan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-71. Kasper Høgh sukses memanfaatkan peluang di depan gawang dan memastikan gol ketiga bagi tim Norwegia tersebut.
Keunggulan tiga gol ini menjadi salah satu kemenangan terbesar Bodo/Glimt sepanjang sejarah partisipasi mereka di Liga Champions.
Rekor Impresif Wakil Norwegia
Performa impresif Bodo/Glimt musim ini tidak datang secara kebetulan. Tim asuhan Kjetil Knutsen tengah menikmati tren positif di kompetisi Eropa.
Kemenangan atas Sporting Lisbon memperpanjang catatan luar biasa mereka dengan lima kemenangan beruntun di Liga Champions musim ini.
Dalam rangkaian tersebut, Bodo/Glimt berhasil menaklukkan sejumlah tim kuat seperti Manchester City, Atletico Madrid, serta dua kali mengalahkan Inter Milan sebelum akhirnya menundukkan Sporting.
Catatan tersebut membuat Bodo/Glimt menjadi klub pertama dari Norwegia yang mampu mencatat lima kemenangan beruntun di Liga Champions.
Selain itu, mereka juga memiliki rekor bagus ketika menghadapi klub Portugal di kompetisi Eropa. Pada musim sebelumnya, Bodo/Glimt pernah menaklukkan FC Porto dan SC Braga di ajang Liga Europa.
Sondre Brunstad Fet Jadi Pemain Kunci
Penampilan gemilang Sondre Brunstad Fet membuatnya layak menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini.
Selain mencetak gol pembuka melalui penalti, ia juga berperan besar dalam proses terciptanya gol kedua lewat intersepsi penting yang memulai serangan cepat Bodo/Glimt.
Kontribusi Fet di lini tengah membantu timnya mengontrol permainan sekaligus memutus alur serangan Sporting Lisbon.
Leg Kedua Diprediksi Lebih Sulit
Meski unggul besar, Bodo/Glimt tetap menyadari bahwa leg kedua tidak akan berjalan mudah. Pertandingan berikutnya akan berlangsung di kandang Sporting Lisbon yang dikenal memiliki atmosfer pertandingan yang kuat.
Sporting tentu akan tampil lebih agresif demi mengejar ketertinggalan agregat. Mereka masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan jika mampu tampil jauh lebih efektif di depan pendukung sendiri.
Sementara itu, Bodo/Glimt diperkirakan akan tetap mengandalkan permainan kolektif dan organisasi pertahanan yang solid untuk menjaga keunggulan mereka.
Jika mampu mempertahankan konsistensi performa seperti pada leg pertama, wakil Norwegia ini berpeluang besar mencetak sejarah dengan melangkah ke babak perempat final Liga Champions.






