Liganesia – PSS Sleman harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Barito Putera dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Bermain di Stadion 17 Mei, Sabtu malam, PSS kalah tipis 0-1 dalam laga yang berlangsung sengit.
Sejak menit awal, kedua tim langsung bermain dengan tempo tinggi. PSS mencoba mengambil kendali permainan, sementara Barito Putera mengandalkan serangan balik cepat. Namun, hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol yang tercipta.
Kebuntuan baru terpecah di menit ke-77. Barito Putera berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang PSS dan mencetak gol yang akhirnya menjadi penentu kemenangan.
Kurang Fokus Jadi Titik Lemah
Hasil ini menjadi pukulan bagi PSS yang sebelumnya tampil konsisten. Tim asuhan Ansyari Lubis dinilai kehilangan konsentrasi di momen krusial, sesuatu yang sangat menentukan dalam pertandingan ketat seperti ini.
Meski begitu, PSS masih bertahan di puncak klasemen Grup Timur dengan 49 poin. Namun jarak dengan Barito Putera yang berada tepat di bawahnya kini semakin tipis, hanya terpaut satu angka.
Evaluasi Jadi Kunci Bangkit
Kekalahan ini juga memutus catatan positif PSS yang sebelumnya tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Situasi ini tentu menjadi alarm bagi tim untuk segera berbenah.
Gelandang muda Figo Dennis menilai hasil ini bukan akhir dari segalanya. Ia menegaskan bahwa tim akan menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya.
Dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak, peluang PSS untuk tetap bersaing menuju target akhir musim masih terbuka lebar.






