Liganesia – Masa depan Joshua Zirkzee bersama Manchester United mulai menjadi sorotan. Penyerang asal Belanda itu dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer musim panas mendatang karena kesulitan mendapatkan tempat di tim utama.
Sejak kedatangan pelatih baru Michael Carrick, peluang bermain Zirkzee disebut tidak banyak berubah. Situasi tersebut membuat sang striker mulai memikirkan langkah baru demi menyelamatkan kariernya.
Padahal, Zirkzee didatangkan dari Bologna FC dengan nilai transfer sekitar £36 juta atau lebih dari Rp800 miliar sekitar satu setengah tahun lalu. Harapannya saat itu, ia bisa menjadi salah satu solusi lini depan Setan Merah.
Kesempatan Bermain Joshua Zirkzee Semakin Terbatas
Sejak bergabung dengan Manchester United, Zirkzee sebenarnya sempat mendapat beberapa kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya. Namun, persaingan yang ketat di lini depan membuatnya kesulitan menjadi pilihan utama.
Musim ini saja, penyerang berusia 24 tahun tersebut baru dipercaya sebagai starter dalam empat pertandingan di semua kompetisi. Catatan tersebut jelas jauh dari ekspektasi untuk pemain yang didatangkan dengan nilai transfer besar.
Zirkzee sempat memperoleh menit bermain lebih banyak ketika dua penyerang utama, yaitu Matheus Cunha dan Benjamin Sesko, mengalami cedera pada akhir 2025. Namun setelah keduanya pulih, kesempatan Zirkzee kembali menipis.
Bahkan, salah satu momen yang cukup mengecewakan bagi sang pemain terjadi pada masa kepelatihan Ruben Amorim. Dalam salah satu laga terakhir sebelum pergantian pelatih, ia ditarik keluar saat jeda babak pertama setelah tampil kurang maksimal.
Italia Jadi Destinasi yang Dipertimbangkan
Menurut sejumlah laporan media Inggris, Zirkzee mulai membuka kemungkinan untuk kembali bermain di Italia. Liga tersebut bukanlah tempat yang asing baginya karena ia pernah tampil cukup baik bersama Bologna sebelum pindah ke Premier League.
Selama membela Manchester United, Zirkzee mencatatkan sembilan gol dari total 69 penampilan di berbagai kompetisi. Statistik tersebut dianggap belum cukup meyakinkan untuk mengamankan posisi utama di lini depan.
Selain itu, pelatih Michael Carrick kini lebih sering mengandalkan Benjamin Sesko sebagai ujung tombak utama tim.
Untuk peran menyerang yang lebih fleksibel di belakang striker, pemain seperti Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha dinilai memberikan kontribusi yang lebih konsisten.
Sementara Bruno Fernandes juga kembali dimainkan di posisi favoritnya sebagai gelandang serang. Kondisi tersebut membuat peluang Zirkzee tampil secara reguler semakin kecil.
Manchester United Berpotensi Lakukan Perombakan Skuad
Situasi Zirkzee bukan satu-satunya kabar soal pemain yang berpotensi meninggalkan Manchester United. Klub berjuluk Setan Merah itu diprediksi akan melakukan perombakan skuad pada musim panas nanti.
Salah satu pemain yang sudah dipastikan akan hengkang adalah Casemiro, yang kontraknya akan berakhir di akhir musim ini.
Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan gelandang Brasil tersebut, Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan beberapa nama muda seperti Adam Wharton dan Elliot Anderson.
Di sisi lain, masa depan beberapa pemain senior juga masih belum jelas. Kontrak Harry Maguire akan segera habis, meski pihak klub masih berusaha mencapai kesepakatan perpanjangan.
Selain itu, Jadon Sancho disebut akan meninggalkan klub setelah masa kontraknya selesai. Sementara Marcus Rashford berpeluang mempermanenkan kepindahannya ke FC Barcelona setelah menjalani masa peminjaman di Spanyol.
Nama lain yang juga ramai dikaitkan dengan transfer adalah Rasmus Hojlund. Penyerang muda tersebut kabarnya bisa bergabung secara permanen dengan Napoli apabila klub Italia itu berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Masa Depan Zirkzee Masih Terbuka
Dengan situasi yang ada saat ini, masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United tampaknya masih penuh tanda tanya. Jika tidak ada perubahan dalam perannya di tim utama, kemungkinan besar ia akan mencari klub baru demi mendapatkan waktu bermain yang lebih konsisten.
Bursa transfer musim panas nanti diperkirakan akan menjadi momen penting bagi sang penyerang untuk menentukan langkah berikutnya dalam karier profesionalnya.






