Liganesia – Performa Arsenal di bawah asuhan Mikel Arteta terus menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa musim terakhir.
Namun, peningkatan performa tersebut kini dituntut untuk berujung pada trofi sebagai bukti nyata kesuksesan proyek jangka panjang yang tengah dijalankan oleh klub bersama Arteta.
Sejak mengambil alih kursi pelatih pada Desember 2019, Arteta berhasil membangun kembali identitas permainan The Gunners.
Meskipun begitu, hingga saat ini ia baru mempersembahkan satu gelar mayor, yakni Piala FA yang diraih di awal masa kepemimpinannya.
Konsisten di Papan Atas, Tapi Minim Gelar
Dalam tiga musim terakhir, Arsenal tampil sebagai penantang serius di Premier League. Namun sayangnya, ambisi untuk meraih gelar juara selalu berakhir dengan posisi runner-up pada musim 2022/2023, 2023/2024, dan 2024/2025.
Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa kualitas skuad yang dimiliki oleh Arsenal semakin matang. Namun tetap saja, meskipun selalu konsisten di papan atas, namun Arsenal jarang sekali mendapatkan tambahan trofi untuk mengukuhkan status mereka sebagai tim elite.
Final Carabao Cup Lawan Man City Jadi Momen Pembuktian
Musim 2025/2026 menjadi peluang emas bagi Arsenal untuk mengakhiri puasa gelar. Mereka dijadwalkan menghadapi Manchester City di partai final Carabao Cup.
Laga ini dipandang sebagai titik krusial bagi Arteta dan timnya. Selain mempertaruhkan gelar, hasil pertandingan juga akan menjadi penilaian penting terhadap progres yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir.
Arsenal sendiri memang memiliki sejarah yang cukup panjang di kompetisi ini, namun sudah sangat lama sekali tidak mengangkat trofi Piala Liga Inggris.
Terakhir kali mereka menjadi juara yakni pada musim 1992/1993. Final Carabao Cup lawan Man City tentu harus menjadi momen pembuktian.
Arsenal Berada dalam Tekanan Besar
Situasi saat ini tentunya membuat Arsenal berada dalam tekanan besar. Publik dan manajemen klub menuntut hasil nyata dan bukan sekadar performa impresif di atas lapangan saja.
Di sisi lain, tekanan tersebut juga menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk membuktikan bahwa mereka mampu meraih tambahan trofi.
Jika berhasil keluar sebagai juara, trofi ini bukan hanya mengakhiri penantian panjang saja, tetapi juga bisa menjadi titik awal dominasi baru Arsenal di kompetisi domestik maupun Eropa. Menurut kamu, siapa yang akan keluar sebagai juara Carabao Cup musim ini?